Pkl Kuasai Jalan, Suryakencana Padat

image

Sejumlah warga terpaksa berjalan kaki di jalan suryakencana

Antrian kendaraan mengular panjang di Jalan Otista, Bogor Tengah, Minggu (03/01/16) pagi. Dimana kepadatan arus lalu lintas ini dipicu oleh masih adanya lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang badan jalan.

Meski waktu telah menunjukkan pukul 08.00 WIB, namun para PKL ini masih tetap leluasa menggelar dagangannya di badan Jalan Otista. Padahal, sesuai ketentuan bahwa para PKL ini hanya diperkenankan berjualan hingga pukul 06.00 WIB.

Kondisi ini pun diperparah dengan tidak adanya satu pun petugas baik dari kepolisian maupun Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor yang mengatur lalu lintas.

Para PKL yang leluasa berjualan hingga menjelang siang ini pun disinyalir lantaran tidak adanya personil dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menghalau mereka untuk menghentikan aktivitasnya.

Sontak kondisi ini pun dikeluhkan para pengguna jalan yang melintas di Jalan Otista, baik yang akan menuju ke Suryakancana maupun ke Tugu Kujang.

“Iya padahal kan setahu kita PKL cuma boleh jualan sampai jam 6 pagi, tapi ini sudah jam 8 masih saja ramai berjualan di sini. Gimana jalanannya jadi nggak macet,” kesal Ida, warga Batutulis, Bogor Selatan.

Tak jauh berbeda pernyataan yang disampaikan Yahya, pengguna jalan lainnya. Ia pun mengeluhkan tidak adanya petugas yang berupaya menertibkan kesemrawutan yang terjadi di seputar Jalan Otista.

“Kondisi ini kan padahal sudah berlangsung lama Pak, tapi kenapa ya kesannya kok terus dibiarkan kumuh dan semrawut terus,” keluhnya. (D. Raditya)

print

You may also like...