Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Politik

Pesan Dedie, Beda Pilihan Jaga Persatuan

badge-check


					Pesan Dedie, Beda Pilihan Jaga Persatuan Perbesar

Calon Wakil Walikota Bogor nomor urut 3, Dedie A Rachim inginkan kontestasi pemilihan kepala daerah di kota hujan ini berjalan dengan damai. Hal itu dikatakan lantaran belakangan kerap terjadi peristiwa ujaran kebencian (hate speach) melalui media sosial.

Menurut mantan pejabat Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) itu, sejak awal ia bersama pasangannya, Bima Arya telah berkomitmen untuk menjaga kondusifitas selama proses kampanye berlangsung. Dedie memaklum jika masayarakat mempunyai pandangan tersendiri terhadapa paaangan calon kepala daerah.

Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh warga Kota Bogor tetap menjaga kerukunan selama proses kampanye yang berlangsung hingga akhir Juni mendatang.

“Saya dan Pak Bima menginginkan proses Pilkada berjalan dengan damai. Memang pencoblosan masih lama, yaitu tanggal 27 Juni. Selama proses ke pencoblosan ada kampanye, nah mudah-mudahan semua warga Kencana RW 09 melaksanakan kegiatan itu dengan damai, meskipun berbeda pilihan namun harus tetap rukun dan kondusif untuk menjaga silaturahmi,” ucap Dedie dihadapan puluhan warga Kencana, RW 9, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (28/3/2018) petang.

Menurut Dedie, dirinya bersama pasangannya yakni Bima Arya sejak awal telah membuat komitmen kesepakatan selain dari pada kampanye damai. Untuk melancarkan proses tersebut, ia tak ingin warga masyarakat terpengaruh oleh ujaran-ujaran kebencian yang belakangan ini muncul di media sosial.

“Saya dan Pak Bima sudah menandatangani kesepakatan-kesepakatan. Selain proses kesepakatan kampanyenya yang damai, kami memqng tidak saling membuat hatespech (ujaran kebencian). Jadi ini yang paling penting. Pimpinan itu harus bisa menjaga kondusifitas seluruh warga. Tentu harus juga bisa diikuti oleh pasangan calon lain. Saya mengimbau kepada semuanya udah, jangan ada ujaran-ujaran kebencian. Karena perbedaan itu merupakan karunia. Jangan gara-gara berbeda warga jadi gak rukun,” papar Dedie.

Selian ujaran kebencian, Dedie juga mengimbau kepada warga agar tidak terayu oleh politik uang, berbagi sembako, atau sogokan lainnya. Sebab, hal itu tentu akan mencederai proses daripada pesta demokrasi di Indonesia.

“Nah kebetukan ada dari Panwaslu. Jadi dalam proses kampanye saat ini telah diatur oleh pemerintah dengan sedemikian rupa agar tidak terjadi adanya politik uang. Jadi semua Paslon kita harapkan hanya menjelaskan tentang visi misinya, tentang prestasinya. Jadi bukan karena ada sesuatu imbalan dibalik itu,” tandasnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda

10 March 2026 - 22:47 WIB

Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot

10 March 2026 - 22:14 WIB

​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan

10 March 2026 - 21:59 WIB

Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

10 March 2026 - 21:45 WIB

Trending on Kabar Politik