Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Bogor

Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Layak Anak Lewat Rencana Aksi Daerah

badge-check


					Perkuat Kota Bogor Menjadi Kota Layak Anak Lewat Rencana Aksi Daerah Perbesar

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, membuka kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kota Layak Anak tingkat Kota Bogor di Hotel Pajajaran Suites, BNR, Selasa (14/1/2025) pagi.

Dalam rencana aksi tersebut, Hanafi menegaskan banyak hal yang dibahas untuk meningkatkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak, yang nantinya akan dinilai secara prestisius dan berjenjang oleh pemerintah pusat.

Harapannya, hal ini tentu dapat mengurangi berbagai permasalahan yang berarti, terutama yang berkaitan dengan anak.

“Yang hari ini dihadapi oleh pemerintah sangat luar biasa, baik itu permasalahan seks, perjudian, maupun tawuran. Sehingga pemerintah secara berjenjang wajib merumuskan rencana aksi daerah tersebut,” kata Hanafi.

Hanafi juga memaparkan bahwa permasalahan anak selalu sama sejak dulu. Akan tetapi, anak zaman sekarang diharapkan mampu menghadapi tantangan secara individu dengan bekal mental dan keberanian yang lebih baik.

Terutama, anak harus diberi keberanian untuk mengambil keputusan. Pasalnya, dalam kaidah Kota Layak Anak disebutkan bahwa anak harus diberikan pembekalan agar dapat mengambil keputusan.

“Itu yang sulit dilakukan. Harus dilakukan bersama-sama secara pentahelix, melibatkan orang tua di rumah, masyarakat di sekitar, dan guru di sekolah. Ini yang perlu disamakan persepsinya, sehingga anak-anak kita nantinya dapat mencapai target menjadi generasi emas di tahun 2045,” jelas Hanafi.

Dalam penyusunan rencana aksi daerah tersebut, secara konsep juga dirumuskan dengan visi dan misi Wali Kota terpilih, terutama yang berkaitan dengan anak.

“Nanti akan diverifikasi oleh pemerintah pusat dalam bentuk evaluasi penilaian. Pada 2016 kita mendapatkan predikat pratama, kemudian naik ke madya dan bertahan empat tahun, lalu ke nindya. Nah, hari ini konsep kita mengarah ke utama. Harapan kita seperti itu,” tutup Hanafi. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kopi Jadi Bagian Identitas Kota, Bogor Perkuat Cita Rasa Gastronomi

21 August 2026 - 10:14 WIB

Stasiun Bogor Direvitalisasi, KRL Bogor–Lido Cigombong Segera Diaktivasi

20 August 2026 - 10:18 WIB

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Trending on Kabar Bogor