Menu

Dark Mode
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, PBB Pertemukan Amerika-China Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia Data Center AI Butuh Listrik Jumbo, Dunia Mulai Khawatir Telkomsel Latih Ribuan Guru Kuasai AI Lewat CSR Terpujilah GURU 2026 Wajah Baru BlackBerry Setelah Tak Lagi Jualan HP

Headline

Perampok Semprotkan Ini Sebelum Beraksi di Toko Mas

badge-check


					Perampok Semprotkan Ini Sebelum Beraksi di Toko Mas Perbesar

Sindikat perampok di India sebelum beraksi menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19. Aksi mereka ini bikin geleng kepala. Dalam rekaman CCTV, mereka terlihat datang memakai masker, sempat menggunakan hand sanitizer, sebelum mengacungkan pistol dan menodong karyawan dan pengunjung.

Peristiwa yang kali pertama di jagat kriminalitas itu diunggah jurnalis India Alok Pandey di Twitter, di mana netizen juga mengeluhkan penegakan hukum di Negara Bagian Uttar Pradesh.

“Di Aligarh, tiga perampok menerapkan protokol kesehatan mencegah Covid-19 secara penuh,” ujar Pandey sebagai keterangan dalam videonya.

Pandey menjelaskan, ketiga penjahat itu datang memakai masker, dan lalu meminta pegawai toko untuk menyemprotkan hand sanitizer ke tangan mereka.

Setelah itu, perampok baru menarik pistol dan mengacungkannya. “Kepolisian Aligarh berjanji bakal mengusutnya,” ujarnya.

Berdasarkan situs berita setempat seperti diberitakan Gulf News Jumat (11/9/2020), insiden itu terjadi pada pukul 14.00 waktu setempat.
Kala itu, pegawai toko mengira mereka hanyalah pengunjung biasa, sehingga menawarkan semprotan pembersih tangan yang diterima dengan tenang.


Baca juga: Tak Mau Ikuti DKI Terapkan PSBB Total, Bima Arya PIlih Opsi Ini


Dalam video yang diunggah Pandey, mereka dengan sigap memasukkan permata itu ke dalam tas, bernilai 4 juta rupee, atau Rp 815,8 juta.
Selama aksi perampokan yang berlangsung sekitar satu menit itu, salah satu penjaga toko kabur ketika melihat si perampok memegang senjata.

Ketiga pengunjung yang berada dalam toko hanya bisa duduk dengan pasrah, begitu juga dua pegawainya saat para bandit menjalankan aksinya.

“Dengan bantuan rekaman CCTV, kami akan segera menyelesaikan kasusnya dan menangkap orang yang bertanggung jawab,” jelas Kepolisian Aligarh.

Polisi setempat kemudian mengunggah kicauan bahwa dua dari tiga perampok berhasil teridentifikasi. Insiden ini pun viral di media soaial India.

Sementara banyak yang bersimpati dengan toko permata tersebut, tidak sedikit pula yang menertawakannya karena tidak lazim.
“Ironi bahwa mereka membersihkan diri karena takut dengan virus. Tetapi mereka malah tidak takut dengan polisi,” jelas netizen.

Sumber: Kompas.com
Editor: Adi Kurniawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

BNN DAN AFP SEPAKAT PERKUAT KEMITRAAN LAWAN ANCAMAN NARKOTIKA LINTAS NEGARA

22 September 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Trending on Headline