Penyalahgunaan Narkoba di Kota Bogor Memprihatikan

satgas antinarkoba

PENYALAHGUNAAN narkoba makin memprihatinkan, begitupula di Kota Bogor.Menurut  data Satuan Narkoba Resort Bogor, pada tahun 2012, jumlah kasus mencapai 91, kemudian meningkat menjadi 110 kasus pada tahun 2013 atau naik 83 %.

Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Bogor, Ade Sarip Hidayat yang juga selaku Sekretaris Daerah Kota Bogor di ruang rapat I Balaikota Bogor.

“Di tahun 2014, kasus penyalahgunaan narkoba menjadi 174 kasus atau naik 63 %. Memasuki tahun 2015, terhitung Maret sampai April, Polres Bogor Kota, telah mengungkap 47 kasus penyalahgunaan narkoba,” urai Ade disela-sela pada acara pelantikan pengukuhan pembentukan Satuan Tugas Anti Narkoba (Satgas Narkoba) Kota Bogor.

Oleh karena itu, sambung Ade, BNK ingin membentuk Satgas Anti Narkoba dengan melibatkan unsur masyarakat.

“Dalam waktu dekat mungkin program berikutnya BNK ini akan melakukan pelatihan untuk satgas kalau perlu dibentuk per wilayah nanti. Jadi ditingkat kota sekarang dikukuhkan oleh Wakil Walikota, tapi nanti ke depan harus melibatkan unsur wilayah ada satgas tingkat wilayah yang melibatkan unsur pendidik, masayarakat juga aparat,” jelas Ade.

Sementara itu menurut Wakil Walikota Usmar Hariman,angka-angka penyalahgunaan narkoba ini adalah bom waktu yang akan meledak seketika apabila   tidak diwaspadai.

“Satgas Anti Narkoba ini dapat bekerja dengan maksimal dan melakukan langkah-langkah yang efektif,” ungkapnya. [pratama]

print

You may also like...