Menu ✖

Dark Mode
Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor Dunia dalam Bahaya, Manusia Rp 3.500 T Muncul Jadi Juru Selamat Trump Ketemu Bos-Bos Teknologi Bahas Krisis Dunia, Begini Hasilnya

Headline

Penampakan Menyeramkan di Bawah Kayu Ini Bikin Bergidik

badge-check


					Penampakan Menyeramkan di Bawah Kayu Ini Bikin Bergidik Perbesar

Sebuah foto yang memperlihatkan potongan jari kaki zombie menyembul dari bawah gelondongan kayu baru-baru ini menjadi viral di Twitter. Foto itu dibagikan polisi hutan India, Susanta Nanda, untuk menantang netizen. Dia ingin netizen menebak siapa pemilik jari kaki yang cukup menakutkan itu.

Banyak netizen yang terkecoh dengan penampakan jari berwarna pucat seperti kaki mayat itu. Beberapa bahkan mengira itu kaki mayat.

Namun, percaya atau tidak, potongan jari kaki zombie itu bukan bagian tubuh binatang, apalagi bagian tubuh manusia. Tapi itu adalah sejenis tanaman jamur.

Sesuai penampakannya yang seram, nama jamur unik ini juga menakutkan. Jamur bernama Latin Xylaria polymorpha ini dijuluki Dead Man’s Fingers (jari orang mati).

Dari bentuknya, tanaman jamur ini bisa mengecoh orang-orang yang berkeliaran di hutan. Mereka mungkin akan lari ketakutan karena menyangka jamur ini adalah jari orang mati yang menyembul dari tanah.

Umumnya ditemukan di hutan, jamur yang tampak menakutkan ini tumbuh dari bawah gelondongan kayu atau pohon tumbang yang membusuk.

Yang membuat jamur ini menyeramkan adalah pertumbuhan stromata yang tegak memanjang dari tanah seperti jari-jari.

Apalagi dengan warnanya yang abu-abu pucat, orang pasti mengira ini adalah jari orang mati betulan.

Meskipun memiliki penampilan yang menakutkan, tanaman jamur ini tidak berbahaya sama sekali bagi manusia.

Xylaria polymorpha merupakan tanaman jamur asli Nepal, Bhutan dan India Timur Laut. Tapi juga dapat ditemukan di wilayah Amerika Serikat, termasuk di Pegunungan Rocky.

Menariknya, warnanya bervariasi dari putih ke biru dan hitam di sepanjang siklus hidupnya. Pada awalnya jari-jari berwarna putih, kemudian berubah menjadi biru pucat saat tumbuh, dan akhirnya berganti menjadi hitam sebelum mengering.

Percaya atau tidak, meskipun secara teknis tidak bisa dimakan, jamur Dead Man’s Fingers yang berwarna biru dimasak dan dimakan di beberapa bagian China.

Ketika warnanya menjadi bertambah gelap, Dead Man’s Fingers menjadi lebih sulit untuk dicerna dan hanya digunakan sebagai hiasan.

Sebagai jamur yang membusukkan kayu, Dead Man’s Fingers juga memiliki kegunaan dalam pembuatan biola.

Jamur ini digunakan untuk meningkatkan sifat akustik dari kayu yang digunakan untuk membuat biola.

Kepadatan kayu dikurangi dengan mengendalikan tingkat pembusukan jamur Dead Man’s Fingers. Caranya, jamur dimatikan dengan etilen oksida untuk mencegah pembusukan kayu lebih lanjut.

Sumber: OddityCentral.com

Foto: Susanta Nanda/Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Akses Sempit Jadi Kendala Damkar Padamkan Trans Home Sleman Sleman

1 October 2026 - 21:16 WIB

Trans Home Sleman Terbakar, Dua Orang Meninggal

1 October 2026 - 19:10 WIB

Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Serentak Dilaunching 1 Oktober 2026

22 September 2026 - 21:47 WIB

Trending on Headline