Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Bogor

Pemkot Bogor Harus Lebih Fokus

badge-check

RAPAT kerja Pemerintah Kota Menggelar Rapat Kerja Daerah Semester I yang dihadiri Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan jajaran Asisten serta diikuti oleh seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Senin (20/4) berlangsung di Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya.

Rapat Kerja dibuka secara resmi oleh Walikota Bogor Bima Arya yang dalam sambutannya mengatakan bahwa selama 1 tahun menjalankan pemerintahan cukup banyak kritik dan juga apresiasi yang disampaikan. Untuk kritik, sebut Bima, harus disikapi dengan semangat introspeksi dan evaluasi. Bima juga menyampaikan tentang masukan dari warga yang harus dijadikan catatan bahwa dalam satu tahun pemerintahan, pemkot harus lebih fokus kepada kebijakan yang langsung menukik terhadap kebutuhan warga terutama hal-hal yang terkait dengan kesejahteraan.

“Banyak kritik yang disampaikan ke saya kenapa pemerintah kota terlalu asik pada aspek fisik padahal dalam skala prioritas ada poin tentang pengentasan kemiskinan. Kritik tersebut saya kira harus diperhatikan karena kita perlu melakukan akselerasi dari 6 skala prioritas itu dan betul-betul fokus kepada sisi yang lebih subtansif,” lanjutnya.

Ditambahkan Bima pada pada hari ini dirinya punya harapan banyak dan besar Rapat Kerja bisa menukik ke wilayah substansif, mengoreksi dan mengevaluasi bersama jangan sampai tahun depan masih ada pandangan-pandangan bahwa pemerintah kota terlalu asik pada aspek fisik.

Selain mengupas masalah kritikan dari masyarakat, Bima juga menyampaikan masalah kesejahteraan pegawai. Menurut Bima tidak ada artinya mencanangkan target-target yang tinggi program prioritas tetapi didalam rapuh. Yang paling penting adalah terjadinya keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kenyamanan dalam bekerja. Masalah lain yang dismapaikan Bima pada kesempatan tersebut yaitu perumahan, transportasi, dan kemiskinan.

Usai mengikuti pembukaan peserta Rapat Kerja Daerah Semester I selanjutnya dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama membahas masalah kesejateraan pegawai, kelompok dua membahas transportasi dan kelompok tiga membahas kemiskinan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Resmi Buka LT III Kota Bogor 2026, Kak Denny Mulyadi Tegaskan Pentingnya Sportivitas dan Karakter Penggalang

3 November 2026 - 13:05 WIB

Trending on Kabar Bogor