Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Kabar Bogor

Pemkab Bogor Diminta Segera Terapkan Sanitary Landfill di TPAS Galuga

badge-check


					Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara. (Foto: Saefulloh) Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara. (Foto: Saefulloh)

Paska peristiwa longsornya gunungan sampah di TPAS Galuga Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor beberapa hari lalu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta pemerintah daerah segera merealisasikan sistem sanitary landfill. Pasalnya sistem yang sekarang berjalan, tidak direkomendasikan.

“Metode yang saat ini telah berjalan di TPAS Galuga adalah sistem pembuangan terbuka (open dumping), ini tidak direkomendasikan karena mencemari lingkungan. Bahkan Kabupaten Bogor pernah menerima sanksi administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup akibat penggunaan metode tersebut,” kata Sastra.

Sastra mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor segera menerapkan sistem sanitary landfill di TPASGaluga.

“Katanya saat ini sedang dibahas bersama Pemkot Bogor langkah yang akan diambil. Saya harap pembahasan dipercepat supaya bisa segera berjalan di lapangan,” katanya.

Metode sanitary landfill lanjut Sastra, harus segeta dilakukan agar tidak terulangnya insiden serupa. Sanitary landfill lebih aman karena metode ini dilakukan dengan menimbun sampah secara berlapis, memadatkannya, dan menutupnya dengan tanah setiap hari sehingga meningkatkan stabilitas timbunan serta melindungi sampah dari air hujan yang berpotensi memicu pergerakan tanah.

“Karena menimbun sampah secara berlapis-lapis, dipadatkan, dan ditutup dengan tanah setiap hari, diharapkan dapat meningkatkan stabilitas timbunan. Juga sampah tidak terpapar air hujan yang bisa memicu pergerakan tanah. Selain itu juga sistem ini lebih ramah lingkungan,” kata Sastra Winara. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor

17 March 2026 - 10:24 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

12 March 2026 - 20:55 WIB

Kwarran Bogor Barat Gelar Ramadan Fest 2026

12 March 2026 - 11:27 WIB

Balkot Ramadan Festival 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Layanan Publik Hadir di Balai Kota

12 March 2026 - 10:36 WIB

Trending on Kabar Bogor