Menu

Dark Mode
Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai

Kabar Bogor

Pemkab Bogor Diminta Segera Terapkan Sanitary Landfill di TPAS Galuga

badge-check


					Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara. (Foto: Saefulloh) Perbesar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara. (Foto: Saefulloh)

Paska peristiwa longsornya gunungan sampah di TPAS Galuga Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor beberapa hari lalu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta pemerintah daerah segera merealisasikan sistem sanitary landfill. Pasalnya sistem yang sekarang berjalan, tidak direkomendasikan.

“Metode yang saat ini telah berjalan di TPAS Galuga adalah sistem pembuangan terbuka (open dumping), ini tidak direkomendasikan karena mencemari lingkungan. Bahkan Kabupaten Bogor pernah menerima sanksi administrasi dari Kementerian Lingkungan Hidup akibat penggunaan metode tersebut,” kata Sastra.

Sastra mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor segera menerapkan sistem sanitary landfill di TPASGaluga.

“Katanya saat ini sedang dibahas bersama Pemkot Bogor langkah yang akan diambil. Saya harap pembahasan dipercepat supaya bisa segera berjalan di lapangan,” katanya.

Metode sanitary landfill lanjut Sastra, harus segeta dilakukan agar tidak terulangnya insiden serupa. Sanitary landfill lebih aman karena metode ini dilakukan dengan menimbun sampah secara berlapis, memadatkannya, dan menutupnya dengan tanah setiap hari sehingga meningkatkan stabilitas timbunan serta melindungi sampah dari air hujan yang berpotensi memicu pergerakan tanah.

“Karena menimbun sampah secara berlapis-lapis, dipadatkan, dan ditutup dengan tanah setiap hari, diharapkan dapat meningkatkan stabilitas timbunan. Juga sampah tidak terpapar air hujan yang bisa memicu pergerakan tanah. Selain itu juga sistem ini lebih ramah lingkungan,” kata Sastra Winara. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Trending on Kabar Bogor