Menu ✖

Dark Mode
Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar

Headline

Pembunuhan di UGM, Feby Kurnia Jadi Korban

badge-check


					Feby Kurnia, korban pembunuhan di UGM Perbesar

Feby Kurnia, korban pembunuhan di UGM

Mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) ditemukan tewas di toilet kampus, Senin petang (2/5/2016).

Mayat Feby Kurnia ditemukan oleh petugas keamanan UGM di dalam kamar mandi yang terkunci di Gedung S2 dan S3 FMIPA UGM. Penemuan jenazah itu berawal dari bau tak sedap di sekitar gedung lantai lima tersebut.

Jenazah mahasiswi Geofisika Fakultas MIPA UGM asal Batam, Kepulauan Riau, ditemukan dengan memakai celana hitam, baju biru bertitik putih serta berkerudung hitam. Diduga, Feby dibunuh beberapa hari sebelum mayatnya ditemukan.

“Baru olah TKP, jadi belum bisa memberikan keterangan lengkap,” ujar Humas UGM Dr Iva Ariani, kepada wartawan Senin malam.

Polda Istimewa Yogyakarta masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mahasiswi UGM di toilet. Dugaan sementara, mahasiswi UGM itu tewas dibunuh.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Hudit Wahyudi mengatakan, Feby ditemukan tak bernyawa di kamar mandi Gedung S-2 dan S-3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM.

“Besar dugaan kami yang bersangkutan dibunuh oleh pelaku yang masih akan kami kejar,” ujar Hudit Wahyudi usai olah TKP, Senin malam (2/5/2016).

Menurut Hudit, dugaan itu didasarkan beberapa bukti yang ditemukan di TKP, seperti bekas jeratan tali di leher korban.

Sebelum ditemukan tewas di toilet, kabar hilangnya Feby sudah ramai diperbincangkan di media sosial. Kabar hilangnya Feby juga sudah dilaporkan ke polisi pada Jumat (29/4/2016).

“Hari Jumat itu Polda ikut melacak melalui nomor telepon korban, tetapi yang mengangkat bukan yang bersangkutan melainkan orang lain, lalu telepon terputus,” tandas Hudit.

(one/pojoksatu)

 

Feby diduga korban pembunuhan. Sebab, di leher korban ditemukan bekas jeratan tali.

“Iya, dugaan sementara dibunuh, ada jeratan di leher. Kami masih selidiki lagi. Tunggu hasil penyelidikannya,” ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hudit Wahyudi kepada wartawan di lokasi, Sekip Utara, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta, Senin (2/6/2016).

Feby diduga dibunuh empat hari lalu karena kondisi jenazah telah rusak. Jenazah Feby dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi.

Jenazah Feby ditemukan pertama kali oleh petugas keamanan kampus, Senin petang (2/5/2016) di dalam toilet wanita lantai 5 dalam kondisi terkunci.

Feby dikabarkan hilang selama empat hari. Feby minta izin keluar rumah pada ibu kosnya Kamis (28/4/2016) lalu. Sejak itu, ia  tidak kembali.

Feby terdaftar sebagai mahasiswi semester 2 Fakultas Geofisika MIPA UGM angkatan 2015.

Sehari-hari, Feby kos di daerah Pogung Lor Blok D/29 Sinduadi, Melati Sleman, Jogjakarta.

(nur/bpos/one/pojoksatu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

Trending on Headline