Menu

Dark Mode
Minggu Depan Ada Gerhana Bulan Parsial, Kelihatan dari Indonesia? AI Ambil Alih Produksi Video, Lalu Apa Peran Kreator Digital? China Kirim Misi ke Bulan untuk Berburu Es, Bukan Cuma Air Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Lari 100m Milik Usain Bolt Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global TikTok Sepakat Bayar ‘Uang Damai’ Rp7 Triliun ke Pemerintah AS

Kabar Bogor

Pembangunan Alun Alun, 428 PKL Dewi Sartika Sudah Direlokasi 

badge-check


					Pembangunan Alun Alun, 428 PKL Dewi Sartika Sudah Direlokasi  Perbesar

Penataan kawasan pasar menjadi fokus Pemerintah Kota Bogor. Salah satunya di kawasan Jalan Dewi Sartika. Saat ini, kawasan yang cukup padat aktivitas perniagaan Pedagang Kaki Lima (PKL) telah disterilkan melalui upaya persuasif yang terus menerus dilakukan jajaran dinas di bawah kepemimpinan Bima Arya – Dedie A Rachim.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Anas S Rasmana mengatakan, PKL di Jalan Dewi Sartika tepatnya di depan Plaza Kapten Muslihat telah direlokasi ke beberapa tempat. Seperti ke Pasar Merdeka, Pasar Devris, Jalan Nyi Raja Permas, wilayah Sukasari dan sebagian memilih ke Pasar Javana atau lokasi lainnya. Jumlah pedagang yang terdata di lokasi tersebut mencapai 428. “Pedagang di badan jalan 240 dan di trotoar 188, kurang lebih totalnya 428 pedagang,” ujarnya.

Relokasi yang dilakukan terhadap pedagang itu, kata Anas, selain menata kawasan juga sebagai langkah awal pembangunan Alun Alun Bogor. Konsep yang diusungnya adalah Back to Nature dengan mengutamakan fasilitas serta pemandangan. Selain itu, alun-alun yang rencananya akan dibangun pada Maret 2020 itu juga akan terintegrasi dengan Masjid Agung serta Stasiun Bogor. “Makanya bangkitan disitu dikurangi, karena orang keluar masuk stasiun. Jadi jalur PKL akan ada di Nyi Raja Permas,” jelasnya.

Untuk menjaga lokasi tetap steril dari PKL, Anas telah melakukan penutupan terhadap trotoar dengan seng. Kemudian, ada tim yang berpatroli. Sehingga dia yakin lokasi akan aman sampai pembangunan Alun-alun dilalukan. “Kalau ketahuan ada yang berdagang akan langsung kami tertibkan,” tegasnya.

Dia berharap para pedagang bisa berjualan dengan baik di tempat relokasinya. Ke depan Pemkot tidak akan tinggal diam untuk keberlangsungan usaha mereka. Salah satu upaya yang dilakukan yakni memberikan bantuan modal melalui perbankan. “Saya menghimbau agar pedagang kooperatif dengan Pemerintah Kota Bogor karena Bogor akan maju dengan kehadiran trem dan LRT lalu nanti pintu stasiun Bogor akan dibuka ke arah Nyi Raja Permas sehingga semua lokasi di kawasan tersebut akan ramai dan baik bagi mereka,” pungkasnya.

advetorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kopi Jadi Bagian Identitas Kota, Bogor Perkuat Cita Rasa Gastronomi

21 August 2026 - 10:14 WIB

Stasiun Bogor Direvitalisasi, KRL Bogor–Lido Cigombong Segera Diaktivasi

20 August 2026 - 10:18 WIB

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Trending on Kabar Bogor