Menu ✖

Dark Mode
Target 100 Emas, KONI Minta Pelatih Ketat Awasi Fisik dan Nutrisi Atlet Mitos Kebumian Bakal Hadir Lewat Sastra Penulis Muda Pada Pesta Cerita Tutur Tumurun 2026 Menaker Ungkap Poin Penting UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang Wajib Diketahui Pekerja 14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026 Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

Kabar Lifestyle

Peluk Sapi, Tren Relaksasi Baru yang Populer di Amerika Serikat  

badge-check


					Peluk Sapi, Tren Relaksasi Baru yang Populer di Amerika Serikat    Perbesar

SEBUAH peternakan di utara negara bagian New York, Amerika Serikat (AS), menawarkan layanan relaksasi baru yang unik, yakni menghabiskan waktu 90 menit bersama sapi.

Penyedia layanan tidak biasa tersebut, The Mountain Horse Farm, menyebut bahwa sapi adalah hewan yang sensitif dan intuitif.

“Mereka (sapi) akan menangkap perasaan Anda, baik itu ketika sedang bahagia, sedih, merasa tersesat, cemas, atau bersemangat. Mereka akan menanggapi tanpa penilaian,” jelas juru bicara perusahaan peternakan, sebagaimana dikutip dari BBC pada Minggu (27/5/2018).

Menghabiskan waktu bersama dengan sapi dikatakan memberi beberapa manfaat, mulai dari menghilangkan penat hingga membangun kepercayaan diri dan mengatasi ketakutan.

Meski terdengar mengerikan bagi sebagian orang, namun pengelola The Mountain Horse Farm meyakinkan bahwa layanan unik tersebut sejalan dengan ilmu pengetahuan, yakni bahwa pelukan baik bagi kesehatan.

Selain itu, sapi juga disebut memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari manusia, sehingga bisa memberi kehangatan yang nyaman.

Meski begitu, pengelola The Mountain Horse Farm mengimbau untuk tidak sembarangan memeluk sapi, karena memiliki implikasi pada keamanan serta kebersihan.

Imbauan tersebut sejalan dengan pendapat pakar perilaku hewan asal Inggris, Mario Becker, yang menyebut sapi bukanlah hewan domestik, sehingga sangat besar kemungkinan untuk melarikan diri, atau bisa juga menyerang, ketika didekati oleh manusia.

“Untuk berpelukan dengan manusia bukanlah kebutuhan alami dari sapi,” jelas Becker.

Namun, sebelum Anda mengemasi barang dan terbang ke Negeri Paman Sam, relaksasi bersama sapi ini tidak dibanderol dengan harga murah.

Dibutuhkan biaya sebesar 300 dolar AS (setara Rp 4,2 juta) untuk “bercengkerama” dengan sapi selama 90 menit.

Konsumen akan diberi serangkaian layanan relaksasi yang memanjakan tubuh, dari awal kedatangan, memeluk sapi, hingga perawatan pamungkas setelahnya.

Tren relaksasi serupa juga diikuti oleh peternakan di Swis dan Belanda, yang menetapkan harga 50 euro (sekitar Rp 800 ribu) untuk berinteraksi dengan sapi selama tiga jam.

Tidak hanya memanfaatkan “kebaikan hati” sapi, tren relaksasi di sepanjang 2018 akan diisi oleh hal-hal unik lainnya.

Menurut sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh lembaga prakiraan tren WGSN, mandi jerami — praktik yang dikatakan berasal dari Austria 200 tahun lalu — adalah tren relaksasi kesehatan yang direkomendasikan untuk dilakukan selanjutnya.

Proses ini mengharuskan pasien dibungkus dalam jerami yang telah direndam air panas, sebelum kemudian dilanjutkan sauna pada suhu 40 derajat Celcius selama 15-20 menit.

Perawatan ini disebut mampu membantu hilangkan rasa nyeri dan memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

 ***

Sumber : BBC

Foto : liputan6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

14 Kemantren, Petugas Kebersihan, Sanggar Luar Daerah Meriahkan WJNC 2026

8 October 2026 - 11:44 WIB

Kisah Rui Pinto, Hacker yang Bocorkan Skandal Finansial Manchester City

7 October 2026 - 20:26 WIB

Pencarian Bergeser ke AI, Ini 6 Pakar AI Visibility-GEO yang Perlu Dikenal

7 October 2026 - 20:20 WIB

Prancis Muncul di Tengah Pertarungan Sengit Amerika dan China

7 October 2026 - 20:16 WIB

Bukan HP, Nokia Punya Sumber Duit Baru yang Laku Keras (Foto: REUTERS/Yves Herman)

7 October 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Lifestyle