Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Kabar Bogor

PDPPJ Ikuti Pelatihan Penyegaran Fasilitator Biosekuriti Rantai Pasar

badge-check


					PDPPJ Ikuti Pelatihan Penyegaran Fasilitator Biosekuriti Rantai Pasar Perbesar

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor di wakili oleh Kepala Sub Bagian Pemasaran dan Pengembangan Usaha (P2U) PDPPJ Guna Gustana mengikuti Kegiatan Pelatihan Penyegaran Fasilitator Biosekuriti Rantai Pasar. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa s/d  Rabu tanggal 20 – 21 Agustus 2019 bertempat di Savero Hotel Depok, Jl. Margonda Raya No. 230 A, Kota Depok, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut merupakan penyegaran bagi para fasilitator lokal dan nasional dari tahun 2017 – 2018. Pada kesempatan ini kegiatan dipimpinoleh Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dan FAO (Food and Agriculture OrganizationEmergency Centre Transboundary Animal Disease (ECTAD) Indonesia dan di hadiri oleh peserta dari dinas terkait. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dan FAO  ECTAD Indonesia sejak tahun 2017 melalui program EPT – 2 telah melatih dan menghasilkan fasilitator Lokal dan Nasional dan Pada bulan April Tahun 2018 Guna Gustana terpilih menjadi Fasilitator Nasional.

Kegiatan ini merupakan upaya dalam pencegahan dan pengendalian virus Avian Influenza di rantai pasar ungags termasuk di Pasar dan RPHU. Untuk mendukung pencapaian dan keberlanjutan pelaksanaan program kedepannya, maka pihak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dan FAO  ECTAD Indonesia melaksanakan kegiatan Penyegaran bagi Fasilitator biosekuriti rantai pasar di Jabodetabek.

Adapun penyegaran terhadap materi ialah Diskusi Strategi Pengendalian AI di  Rantai Pasar Unggas Untuk Mencegah Penularan (Spill-Over) Pada Manusia, Pengenalan rantai pasar unggas dan penularan virus Avian Influenza di sepanjang rantai pasar unggas, Poin – poin kunci dimana penularan virus Avian Influenza dapat dikendalikan, Konsep Pasar sehat serta Tata cara penyiapan alat, bahan dan prosedur pembersihan.

Guna menyampaikan bahwa Pasar sehat adalah kondisi pasar yang bersih, nyaman, aman, dan sehat melalui kerjasama seluruh stakeholder terkait dalam menyediakan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat. “Perbedaan yang jelas antara pasar sehart dengan pasar lainnya adalah pada praktek biosekuruti yaitu suatu rangakaian praktek – praktek manajemen seluruh faktor resiko kesehatan biologis dan lingkungan yang berhubungan dengan kejadian penyakit untuk mengurangi potensi penularan/ penyebarannya terhadap dan antar tempat, hewan, dan manusia. Contohnya zooning, pelarangan tempat penjualan dan pemotongan unggas hidup di dalam pasar. Kegiatan cuci tangan dan penanganan sampah,” tuturnya.

[red | rls ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

HJB 544, Dedie-Jenal Beri Penghargaan kepada Masyarakat

3 June 2026 - 23:19 WIB

Trending on Kabar Bogor