Menu

Dark Mode
Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai Pakar Wanti-wanti Insiden AI Lepas Kendali Bakal Makin Sering Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

Kabar PDAM

Paska Kekeruhan Meningkat, PDAM Lakukan Recovery

badge-check


					Paska Kekeruhan Meningkat, PDAM Lakukan Recovery Perbesar

PDAM Tirta Pakuan melakukan pemulihan pengaliran di jaringan pipa Distribusi pascagangguan pelayanan akibat peningkatan kadar kekeruhan air baku sejak Minggu malam (4/2/2018) lalu.

Namun recovery untuk zona layanan 3 dan 4 serta sebagian zona 1 itu sangat tergantung pada curah hujan di daerah hulu Sungai Cisadane.

“Kalau kita lihat sejak Senin malam, kadar kekeruhan air baku di IPA Dekeng sudah menurun. Rata-rata di bawah 500 NTU. Saya kira ini sudah bagus, tinggal pemulihan pengaliran saja. Karena saat ada gangguan kemarin, pipa-pipa kita banyak yang kosong. Jadi saat terisi, harus buang udara (yang terjebak di dalam pipa) dulu,” ujar Direktur Teknik PDAM Kota Bogor, Syaban Maulana, Selasa (6/2/2018).

Sejak Senin malam, petugas dari Bagian Transmisi dan Distribusi (trandis) berupaya menjaga level Reservoir Pajajaran dan Merdeka agar sesuai dengan semestinya. Dua tandon raksasa ini menjadi parameter pelayanan di wilayah zona 3 dan 4.

“Level (Reservoir) Pajajaran dan Merdeka masih belum stabil. Masih turun naik. Memang pemulihan jaringan itu perlu waktu. PDAM itu tidak seperti listrik, ketika diaktif langsung nyala semua. Kalau PDAM, perbaikan beres, masih harus pemulihan pengaliran. Air-air ini mengisi dulu pipa-pipa yang kosong, sementara pipa yang kosong itu sudah terisi udara saat air habis. Jadi harus buang udara dulu,” papar Dirtek.

Begitu pula di SPAM Rancamaya. Intake di aliran Sungai Cikeretek sempat terhambat oleh lumpur dan sampah pada Senin malam pukul 21:00 WIB sehingga pasokan air baku ke “rumah pompa” terganggu. Pembersihan sampah dan lumpur pada malam itu terkendala aliran sungai yang cukup deras sehingga pompa dimatikan.

“Selasa pagi, kita lanjutkan pembersihan intake, selesai pukul 07:15. IPA Rancamaya start produksi 07:30. Namun karena level reservoir (Rancamaya) rendah, kita stop dulu pengaliran ke Dekeng, menuggu reservoir terisi dulu,” kata Ade Syaban, sapaan akrab Dirtek.

Akibat penutupan pengaliran ini, layanan ke wilayah Dekeng, Genteng, Kertamaya perumahan Babakan Baru, Cipaku Haji dan sekitarnya terganggu hingga pemulihan usai.

Ditambahkan Kasubag Humas dan Sosial PDAM Tirta Pakuan, Suci Sri Utami Sutjipto, curah hujan segera turun agar kekeruhan air baku kembali normal.

“Pelayanan air bersih PDAM sangat bergantung pada curah hujan. Mudah-mudahan segera mereda agar pelayanan kembali normal,” harap Suci.

 

rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantangan Tirta Pakuan Jelang Habisnya WTP Unitex

9 July 2026 - 22:30 WIB

Antisipasi Dampak El Nino, Ini yang Dilakukan Tirta Pakuan

6 July 2026 - 22:31 WIB

Optimalkan Aliran Air 24 Jam, Tirta Pakuan Lakukan Komisioning

11 June 2026 - 21:36 WIB

HJB ke 544, Tirta Pakuan Gratiskan Pasang Baru untuk Rumah Ibadah

1 June 2026 - 21:44 WIB

Optimalkan Potensi Bisnis Non Air, Direktur Bisnis & Pelayanan Tirta Pakuan Cek Aset

9 May 2026 - 21:50 WIB

Trending on Kabar PDAM