Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Paska Atap Roboh, Siswa Smk Grafika Mardi Yuana Diliburkan

badge-check


					Paska Atap Roboh,  Siswa Smk Grafika Mardi Yuana Diliburkan Perbesar

Kegiatan belajar mengajar di SMA dan SMK Grafika Mardi Yuana, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan diliburkan setelah atap SMK Grafika Mardi Yuanamardiyuana3 terbang tertiup angin puting beliung, Rabu (30/3/2016). Sampai saat ini masih ada seorang siswa dari total 8 korban luka yang masih dirawat intensif di sebuah rumah sakit swasta di Kota Bogor.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Mario Marcelius mengatakan saat kejadian sejumlah kelas sedang ada kegiatan belajar mengajar sehingga 5 siswa, seorang guru dan 2 petugas kantin terluka saat kejadian. “Awalnya saat hujan lebat disertai angin, plafon turun. Sempat ditahan oleh guru dan meminta seluruh siswa untuk keluar dari kelas. Namun, karena kejadian cukup cepat, atap itu terangkat kembali dan terbang menimpa gedung SMP dan SMA yang masih satu kompleks dengan SMK,” kata Mario.

Untuk sementara, lanjut Mario, kegiatan belajar mengajar diliburkan hingga Jumat. Namun, waktu libur pun bisa situasioal karena kela XII harus bersiap menghadapi ujian nasional pekan depan. Menurut Mario, akibat kejadian ini ruang kelas XII rusak semua. Oleh karena itu, untuk kepentingan UN nanti, rencananya sekolah akan meminjam ruangan milik SMP dan SD Mardi Yuana yang kosong.mardiyuana4

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan Pemkot Bogor belum mencabut status siaga bencana di wilayah Kota Bogor. Sebab, Kota Bogor masuk salah satu wilayah dengan potensi bencana tinggi mulai dari banjir, longsor, kebakaran, dan angin puting beliung. Oleh karena itu, dia meminta agar dinas pendidikan segera mengevaluasi sekolah dengan bangunan tinggi.

“Sebab, bangunan yang kokoh juga tidak menjamin bebas bencana. Makanya harus dievaluasi keamanannya, terutama bangunan tinggi. Seberapa aman dari tiupan angin kencang,” ucap Bima. #Deni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor