Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Citizen Journalist

PASIEN MISKIN TEWAS, ANGGOTA DEWAN NGAMUK

badge-check

ANGGOTA DPRD Kota Bogor dari fraksi PDI-Perjuangan Kota Bogor Atty Somaddikarya  mengamuk di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Kota Bogor. Di RSUD itu wakil rakyat yang juga Ketua Koperasi Karya Mandiri mengamuk dan memarahi dokter jaga IGD berinisial RS, karena telah mempersulit pasien warga miskin bernama Alfiah (72).Menurut Atty, pasien yang diketahui janda 5 orang anak ini meninggal usai mendapatkan perawatan selama dua jam. Atty mengamuk ketika pihak RSUD meminta sejumlah uang untuk keperluan administrasi.

” Tidak berprikemanusiaan pasien sudah meninggal pihak RSUD tetap bersikeras meminta administrasi diselesaikan bahkan sampai mobil ambulancenya pun disuruh bayar, ungkap Atty dengan kesal.

Dari awal Atty sudah menyampaikan lebih dulu bahwa pasien adalah warga miskin, pasien juga  menggunakan Jamkesmas saat masuk. Jika sudah ada jamkesmas seharusnya, kata Atty, pasien bisa langsung ditangani karena seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.

“Alm Alfiah itu warga saya yang tinggal di RT 01/05 Kel Sukasari. Alm dirawat karena sakit jantung. Awalnya datang ke RSUD dengan keadaan masih sadar. Dalam perjalanan menuju rumah sakit pun, Atty sempat berbincang dengan pasien yang mengeluhkan pernafasannya sedikit terganggu,” kata Atty.

Lebih lanjut diceritakannya, sesampai di rumah sakit pasien diberi 3 butir obat. Entah obat apa yang diberinya, selang satu jam kemudian pasien langsung meninggal dunia.

” Saya sengaja kawal, karena pasien warga tidak mampu. Dan saya ingin menunjukkan bahwa kita mempunyai RSUD yang menjadi kebanggaan warga Kota Bogor,” tandas Atty menceritakan.

Kasubag Hukum dan Humas RSUD Karya Bakti Okto Muhammad membenarkan jika ada Anggota Dewan mengamuk, meski begitu pihaknya mengakui adanya kesalahan dari rumah sakit terhadap pelayanan, karena di rumah sakit memang masih dalam proses adaptasi,” Ya sikap Anggota DPRD itu adalah kritik yang membangun bagi kami, kedepan akan kami perbaiki,” tandasnya. DR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor