Menu ✖

Dark Mode
Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor Bupati Keluarkan SE, ASN Gunungkidul Kini Wajib Belanja di Pasar Tradisional Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara Viral Kemunculan Blue Fire di Papandayan, Ahli Ungkap Asal-usul Api Biru AI Makin Liar Tak Bisa Dikendalikan, OpenAI Kirim Surat Peringatan Nabi Krisis 2008 Ungkap Kebohongan Terbesar Nvidia, Warning Investor

Headline

Pasien Corona yang Meninggal, Diduga Ikut Seminar di Kabupaten Bogor

badge-check


					Pasien Corona yang Meninggal, Diduga Ikut Seminar di Kabupaten Bogor Perbesar

Meninggalnya 1 pasien positif corona di RSUD dr Moewardi (RSDM) Solo mendapat sorotan serius Pemkot Bogor, lantaran sebelumnya pasien tersebut sempat mengikuti seminar di Bogor pada 25 hingga 28 Februari 2020.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Pemkot Bogor sedang menelusuri dan memastikan di mana lokasi seminar dan siapa saja warga Kota Bogor yang mengikuti seminar tersebut.

“Kami masih menelusuri tepatnya dimana dan siapa saja warga Kota Bogor yang hadir dalam seminar tersebut. Walaupun kami juga sudah mendapat laporan, bahwa seminar tersebut diduga dilaksanakan di daerah Kabupaten Bogor sekitar Babakan Madang. Namun sekali lagi, kami masih harus memastikannya agar tidak salah,” kata Dedie kepada wartawan, Sabtu (14/3/2020).

Hal senada dituturkan Plt Kadinkes Kota Bogor dr. Sri Nowo Retno. Menurutnya pihaknya  telah berkoordinasi dengan RSUD dr Moewardi. Namun, Pemkot Bogor belum menerima data detil mengenai rekam jejak pasien.

“Kami sudah berkoordinasi dengan RSUD dr Moewardi. Saat ini kami menelusurinya,” kata Kadinkes.

Sementara itu Dokter spesialis paru RSUD Dr Moewardi, Harsini mengatakan, pasien yang meninggal itu tidak memiliki riwayat kontak dengan WNA atau pergi ke luar negeri. Hanya sempat mengikuti kegiatan seminar di Bogor. Sehari setelah seminar itu, dia mengeluhkan batuk, pilek, dan demam. Dia akhirnya dirawat di rumah sakit dan ditempatkan di ruang isolasi, bersama satu pasien lainnya yang sama-sama datang ke seminar.

“Satu pasien masih dirawat di ruang isolasi, namun satu pasien meninggal dunia karena gagal nafas atau pneumonia pada Rabu pukul 13.00 WIB,” ujar Harsini.

Editor aldhoherman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor

3 October 2026 - 15:43 WIB

Soal Kebakaran, Manajemen Trans Home Akhirnya Buka Suara

2 October 2026 - 18:51 WIB

China dan Amerika Ternyata Sama Saja, Peneliti Ungkap Fakta Mengerikan

2 October 2026 - 18:09 WIB

Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam, Dedie Rachim: Terus Berikan Kontribusi bagi Bangsa dan Negara

2 October 2026 - 15:38 WIB

Hari Kedua, Asap Masih Mengepul di Trans Home Sleman

2 October 2026 - 12:14 WIB

Trending on Headline