Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Kabar Bogor

Pasar Tanah Baru Bogor Diresmikan Menteri Perdagangan

badge-check


					Pasar Tanah Baru Bogor Diresmikan Menteri Perdagangan Perbesar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meresmikan pembangunan Pasar Tanah Baru, Kota Bogor, yang direvitalisasi dengan menggunakan anggaran Dana Tugas Pembantuan Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 4 Miliar dengan realisasi senilai Rp 3.8 M melalui penugasan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 98 Tahun 2020.

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, pasar tradisional merupakan jantung perekonomian rakyat. Untuk itu Mendag berpesan kepada segenap pihak terkait agar pasar rakyat yang sudah dibangun dapat dikelola dan dipelihara dengan baik secara konsisten dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung aktivitas perdagangan dan perekonomian Kota Bogor.

Dijelaskan Mendag, Pasar Tanah Baru ini dirancang dengan berpedoman pada SNI Pasar Rakyat, sehingga diharapkan dapat menciptakan pasar rakyat yang bersih, aman, dan nyaman bagi pengunjung yang pada akhirnya dapat meningkatkan transaksi perdagangan.

“Seiring bergeraknya ekonomi Indonesia, selain membangun/merevitalisasi pasar rakyat, Kementerian Perdagangan juga mendorong pedagang dan pengelola pasar rakyat ke dalam ekosistem Digitalisasi Pasar Rakyat,” kata Mendag.

Transformasi digital pada proses bisnis pedagang pasar rakyat bersifat end to end dimana transaksi yang biasanya dilakukan secara offline berbentuk tunai atau manual menjadi online, dimana bisa dibayar dengan cara non tunai, digital atau berbasis aplikasi.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya menambahkan Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah menata pasar-pasar yang berada di tengah kota akan dialihkan ke pinggiran kota untuk mencegah kemacetan dan kekumuhan.

“Pasar Rakyat Tanah Baru Kota Bogor ini dibangun untuk menampung 140 pedagang, yang terdiri dari 14 unit Kios dan 126 unit los,” kata Bima.

Mengenai pasar di Bogor menjadi pusat perhatian Pak presiden Jokowi dimana beliau melihat menjadi pusat kemacetan. Maka dari itu pasar dialihkan ke penggiran kota, salah satunya pasar Tanah Baru ini.

Sementara itu Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakir menegaskan semua infrastruktur pasar di Kota Bogor memang sedang dialihkan ke pinggiran kota dengan adanya peresmian Pasar Tanah Baru dan Pamoyanan.

“Upaya tersebut untuk mendekatkan pelayanan pasar kepada masyarakat terutama di kawasan perumahan juga menjadi target dari perunda sehingga bisa mengurangi kepadatan di pusat kota,” kata Muzakir.

Perumda Pasar Pakuan Jaya lanjutnya, berupaya untuk memberikan layanan kepada pedagang di pasar Tanah Baru ini dengan adanya sistem pembayaran yang lebih fleksibel dengan hanya membayar service cash, dengan operasional yang akan diupayakan berlangsung 24 jam sehingga bisa menjangkau masyarakat seperti pasar induk. Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor

6 February 2026 - 22:39 WIB

Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor

6 February 2026 - 22:25 WIB

Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

5 February 2026 - 13:17 WIB

Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

4 February 2026 - 19:58 WIB

Layanan Publik Makin Mudah, Imigrasi dan Dukcapil Buka Layanan di PWI Kota Bogor

4 February 2026 - 19:38 WIB

Trending on Kabar Bogor