Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Bogor

Pasar Gembrong Bogor Jadi Saksi Bisu Ketatnya Turnamen Catur Piala Wali Kota 2026

badge-check


					catur walikota cup di pasar gembrong. (foto: ist) Perbesar

catur walikota cup di pasar gembrong. (foto: ist)

Kota Bogor – Suasana berbeda terlihat di Pasar Gembrong, Kota Bogor, pada Selasa (19/5/2026). Tempat yang biasanya riuh dengan aktivitas jual-beli, mendadak penuh konsentrasi saat ratusan pecatur berkumpul untuk memperebutkan takhta juara dalam Turnamen Catur Beregu Piala Wali Kota Cup 2026.

Turnamen bergengsi ini berhasil menyedot perhatian masyarakat dengan total 250 peserta yang datang dari berbagai wilayah. Uniknya, pemilihan pasar tradisional sebagai lokasi pertandingan sengaja dilakukan untuk menyatukan atmosfer olahraga dengan denyut nadi perekonomian rakyat.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin, memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya acara ini di dalam area pasar. Menurutnya, turnamen ini membawa dampak positif ganda, baik bagi dunia olahraga maupun bagi para pedagang lokal.

“Kegiatan ini memiliki misi penting. Selain sebagai wadah untuk mencari bibit-bibit atlet catur baru yang potensial di Kota Bogor, acara ini sekaligus menjadi strategi kami untuk meramaikan dan mempromosikan Pasar Gembrong kepada masyarakat luas,” ujar Jenal Abidin di sela-of-acara.

Format beregu yang diusung membuat tensi pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Setiap poin dari masing-masing papan sangat menentukan nasib tim untuk bisa membawa pulang Piala Wali Kota tahun ini.

Antusiasme warga dan pengunjung pasar pun tak kalah tinggi. Banyak dari mereka yang ikut berkerumun di sekitar area pertandingan—dengan tetap menjaga ketenangan—demi menyaksikan langsung adu strategi skewer (serangan tusuk) hingga checkmate (skakmat) dari para peserta.

Lewat suksesnya acara ini, Perumda PPJ bersama pihak penyelenggara berharap Pasar Gembrong tidak hanya dikenal sebagai pusat belanja, tetapi juga bisa menjadi ruang publik yang adaptif untuk berbagai kegiatan positif masyarakat ke depannya.

M Syahrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor