Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Headline

Optimalisasi Terminal Baranangsiang Segera Dimulai

badge-check


					Optimalisasi Terminal Baranangsiang Segera Dimulai Perbesar

image

Kelanjutan optimalisasi terminal Baranangsiang tampsknya akan terselesaikan dalam waktu dekat ini, hal itu terlihat dari statmen walikota Bogor Bima Arya.

Menurut Bima Arya, terminal Baranangsiang akan segera dibangun karena harus sejalan dan berbarengan dengan program pembangunan Light Rail Transit (LRT) sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Light Rail Transit terintegrasi dengan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

“Terminal Baranangsiang akan segera dibangun, karena nanti ujung pembangunan LRT itu adalah terminal Baranangsiang sesuai keinginan Presiden. Pembangunan LRT juga harus selesai di masa kepemimpinan saya, yaitu di tahun 2018 mendatang,” kata Bima.

Lanjut Bima, saat ini sedang dipersiapkan desain terminal sesuai dengan kondisi yang akan datang. Desain itu akan segera disepakati PT. PGI selaku pelaksana pembangunan terminal Baranangsiang. Pertemuan intensif juga akan dilakukan antara Pemkot Bogor dengan PT. PGI, karena selain desain, ada berbagai konsep perencanaan pembangunan seperti, mengatur porsi terminal, pengaturan bis, parkir LRT, termasuk sky wark, park and ride, dan fasus penunjang terminal Baranangsiang.

“Kita sedang intensif melakukan pertemuan dan menyepakati rencana pembangunan terminal Baranangsiang. Kita juga sedang menyiapkan pembuatan addendum baru dengan PT. PGI terkait rencana pembangunan di terminal Baranangsiang,” jelasnya.

Bima menambahkan, progress pembangunan terminal di kawasan Tanah Baru untuk sementara terhenti karena adanya rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT). Pembangunan Light Rail Transit (LRT) dari Jakarta akan berujung di lahan terminal Baranangsiang, otomatis pembangunan terminal harus disesuaikan dengan adanya perencanaan pembangunan nasional tersebut.

“Saat ini kita akan focus memberikan dukungan untuk pembangunan ujung dari LRT itu. Semua perencanaan kedepannya akan disesuaikan, dan progress sky wark juga akan dijalankan berhubungan langsung dengan LRT,” pungkasnya.|yuda|

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline