Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Kabar Dunia

Nikahi 24 Wanita, Pria Ini Divonis Bersalah

badge-check


					Nikahi 24 Wanita, Pria Ini Divonis Bersalah Perbesar

DUA warga British Colombia di Kanada dihukum tahanan rumah karena menjalankan praktik poligami.
Menurut CBC News, ini adalah kasus poligami pertama di Kanada yang mendapat sorotan luas dalam rentang waktu lebih dari satu abad.
Warga bernama Winston Blackmore dan James Oler itu, dijatuhi hukuman tahanan rumah masing-masing selama enam bulan dan tiga bulan.
Mereka divonis bersalah setelah ketahuan melakukan praktik poligami pada bulan Juli tahun lalu.
Kedua pria itu adalah mantan pemuka sebuah sekte yang memisahkan diri dari sebuah komunitas agama di British Columbia bagian tenggara.
Blair Suffredine, pengacara Blackmore, mengatakan hukuman itu ‘sedikit lebih ringan’, tetapi ‘tidak masuk akal’.
Suffredine mengatakan Hakim Sherry Anne Donegan ‘merasa jengkel’ karena Blackmore tetap mempraktikkan poligami.
Padahal, Pengadilan Tinggi British Columbia sudah memutuskan untuk melarang praktik poligami sejak 2011.
Suffredine menambahkan, kliennya mengaku dilema antara menelantarkan keluarga besarnya dan terus melanggar hukum.
Menurut dokumen pengadilan, Blackmore menikah dengan 24 wanita antara 1990 dan 2014. Sementara catatan medis menyebutkan laki-laki itu memiliki 146 anak.
Sementara itu, Oler disebutkan telah menikah dengan 5 wanita antara 1993 dan 2009.
Blackmore akan menjalani hukuman di rumahnya di Bountiful. Sedangkan Oler akan ditahan di Alberta.
Berdasarkan hukum Kanada, hukuman maksimal untuk pelaku praktik poligami adalah lima tahun penjara.
Kanada memiliki hukum berusia ratusan tahun yang melarang praktik poligami. Hukum tersebut telah digunakan untuk ‘memerangi’ pelaku praktik poligami sejak tahun 1990.
Namun polisi tidak bisa menindak pelaku praktik poligami karena alasan kebebasan menjalankan agama.
Tetapi, sejak tahun 2011, Pengadilan Tinggi British Columbia telah mengesahkan hukum yang melarang praktik poligami.
Hukum itu telah memiliki kekuatan yang tetap dan dipandang tidak melanggar kebebasan beragama apa pun.
***

Sumber: Asiaone.com

Foto : Dream.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia