Menu

Dark Mode
Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon

Headline

Museum Ini Hanya Ada di Kota Bogor

badge-check


					Museum Ini Hanya Ada di Kota Bogor Perbesar

Pengembangan Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia yang awalnya Museum Etnobotani Bogor mendapat dukungan Walikota Bogor. Pasalnya Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia ini akan menjadi yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Tak ayal, Pemerintah Kota Bogor memberi dukungan penuh demi terwujudnya pengembangan museum yang sudah berdiri sejak 1841 ini.

FOTO_4(3)Walikota Bogor Bima Arya mengaku sangat antusias dengan rencana pengembangan museum yang bisa menghidupkan wisata museum dan edukasi di Kota Bogor. Pemkot, lanjutnya, akan berkontribusi dan bersinergi melalui pembangunan infrastruktur seperti penyeberangan jalan, promosi ke sekolah-sekolah, dan membuat paket wisata mengunjungi berbagai museum di Kota Bogor. Seperti Museum Perjuangan, Museum Peta, Museum Tanah, Museum Balai Kirti, Museum Zoologi, dan Gereja Zebaoth Bogor. “Nantinya dari satu museum bisa dilanjutkan ke museum lainnya (terintegrasi) dengan cukup satu tiket saja,” ujar Bima seusai audiensi, Kamis (11/08/2016).

Bima menuturkan pengembangan museum memang baru akan dilakukan tahun depan, namun Rabu, 31 Agustus 2016 mendatang akan digelar soft launching untuk memperkenalkan storyline dari museum kepada masyarakat luas. “Pada soft launching akan diundang 200 siswa SMA,” jelas Bima.

Debuti Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Enny Sudarmonowati mengatakan, pengembangan Museum Etnobotani menjadi Museum Nasional Sejarah Alam dan Kehidupan Manusia karena Indonesia merupakan negara ke-2 terkaya dalam hal keberagaman hayati. Di museum terdapat banyak koleksi yang perlu diketahui masyarakat. Jangan sampai koleksi langka tersebut malah hilang dan tidak diketahui generasi muda. “Konsep yang dibawa museum akan lebih edukatif, atraktif, dan komunikatif. Di setiap lantainya memiliki tema masing-masing. Kami juga menyediakan ruang publik yang bisa dipakai untuk rapat,  ada cafe dan toko souvenirnya,” terang Enny.

Dalam pengembangan museum yang berada di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 22 ini, lanjut Enny, dibutuhkan dana yang cukup besar. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah saja tetapi Enny juga mengajak perusahaan untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan museum berlantai lima tersebut. “Kami akan membuat dewan pengawas, bisa perorangan ataupun swasta, yang membantu pengembangan museum agar lebih merasa memiliki,” pungkas Enny.

#pratama | kotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor

5 February 2026 - 23:26 WIB

HPN 2026 Banten Siap Digelar, PWI Pusat dan Panitia HPN Konsolidasi

3 February 2026 - 13:01 WIB

Kepala BNN RI Dukung Penguatan Koordinasi Nasional

2 February 2026 - 09:17 WIB

Jalan Batutulis Retak, Dedie Rachim Instruksikan Tutup Jalur Sepeda Motor

30 January 2026 - 18:56 WIB

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara-Huntap di Tapanuli Selatan

30 January 2026 - 18:17 WIB

Trending on Headline