Mobil Impian Terwujud, Pemilik Meninggal Saat Menuju Mobilnya

Seorang politisi Afrika Selatan, Tshkede Bufton Pitso, meninggal dunia minggu lalu. Menariknya, prosesi pemakaman pria ini tidak menggunakan peti mati, tetapi Mercedes E500-1990 miliknya.

Dikutip dari Oddity Central, Sabtu 12 April 2020, Pitso merupakan mantan ketua United Democratic Movement (UDM) di Eastern Cape. Dia meninggal minggu lalu setelah pingsan saat berjalan ke Mercedes E500 1990 miliknya.

Mantan pengusaha itu pernah memiliki seluruh armada mobil Mercedes mewah. Beberapa tahun terakhir, ia harus menjualnya karena mengalami masa-masa sulit.

Lalu, Pitso berhasil membeli mobil Mercedes E500 bekas. Walaupun sudah rusak dan tak bisa dikemudikan, dia masih senang dan menikmati ketika berada di dalam mobil sambil mendengarkan radio.

Kebiasan tersebut merupakan hal favoritnya di dunia dan dia bahkan mengatakan pada keluarganya bahwa ia ingin dimakamkan didalamnya ketika waktunya tiba. Akhir pekan lalu, pihak keluarga pun menghormati keinginannya tersebut.

Sebagai mantan ketua partai yang terkenal di East Cape, Pitso dikenal sebagai pendukung UDM yang aktif dan gigih. Banyak orang berbondong-bodong datang ke pemakamannya walaupun pemerintah sedang menetapkan lockdown akibat pandemi virus corona.

Pihak penyelenggara pemakaman mengatakan kepada media bahwa pihak keluarga ingin menghormati keinginanya yang tidak biasa dan rumit.

” Kami belum pernah memiliki permintaan seperti itu sebelumnya untuk dimakamkan di dalam mobil dan itu adalah tugas yang sulit dan menegangkan untuk dilakukan,” kata Direktur Parlor Funeral Parlor Phomolong, Thabiso Mantutle.

Mantutle harus memastikan pengukuran kuburan benar dan proses administrasinya lancar.

Posisi jenazah Pitso berada di kursi pengemudi dengan sabuk pengaman terpasang dan tangannya berada diatas kemudi.

” Ayah saya dulunya adalah pengusaha kaya dan memiliki armada mobil Mercedes tetapi menjelang akhir ia mengalami masa-masa sulit dan harus menjual mobil-mobilnya,” kata putri Tshekede yang berusia 49 tahun, Sefora Letswaka, kepada wartawan.

“ Sekitar dua tahun lalu dia membeli Mercedes Benz bekas. Tidak lama setelah membelinya, mobil itu rusak. Tetapi dia masih menghabiskan sebagian besar waktunya di luar rumah. Dia tidak bisa mengendarainya tetapi di situlah dia bahagia dan menghabiskan banyak waktunya duduk di belakang kemudi,” tambah Sefora.

Dia menjelaskan pada wartawan, ayahnya berpesan ketika saatnya tiba, ia ingin dimakamkan didalam mobil Mercedes kesayangannya itu. Maka pihak keluarga menghormati keinginannya dan ia pergi dengan senang.

Nampaknya, penguburan orang didalam mobil bukanlah hal yang baru. Beberapa tahun lalu, odditycentral.com pernah menulis tentang seorang lelaki asal Nigeria yang menguburkan jenazah sang ayah dengan BMW X5 baru. Lima tahun lalu, seorang pengusaha asal Nigeria juga mengubur jenazah ibunya dalam sebuah SUV Hummer.

Sumber : dream.co,id

Foto: Oddity Central

print

You may also like...