Menu

Dark Mode
CAS Bagikan Ratusan Paket Makan Gratis Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker  Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

Headline

Menguak Pengaturan Skor di Indonesia

badge-check

Seorang saksi pengaturan skor bernama BS dan Tim Advokasi #IndonesiavsMafiabola melaporkan dugaan pengaturan skor di liga Indonesia selama 15 tahun terakhir, termasuk dugaan adanya pengaturan skor tim nasional Indonesia di SEA Games 2015.

Kapolri: Belum Ada Bukti Pengaturan Skor, Hanya Laporan Lisan

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, institusinya belum menerima laporan terkait dugaan pengaturan skor di kompetisi domestik dan pertandingan tim nasional U-23 di ajang SEA Games 2015.

“Belum (laporan), data-datanya saja belum disampaikan. Hanya lisan saja sehingga tidak bisa membuat laporan polisi,” kata Badrodin di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (19/6).

Menurutnya, perwakilan Tim Advokasi #IndonesiavsMafiaBola, Selasa (16/6), hanya menginformasikan dugaan-dugaan tersebut ke Badan Reserse Kriminal Polri dan tidak membuat laporan resmi.

Walau demikian, Badrodin mengatakan, Polri tetap melakukan penyelidikan berdasarkan informasi tersebut. “Ya, sedang dilakukan penyelidikan, artinya mencari unsur-unsur apakah perbuatan itu termasuk di dalam kategori pidana atau bukan.”

Jika kelak ditemukan unsur pidananya, menurut Badrodin, maka kasus tersebut akan ditingkatkan dari tingkat penyelidikan ke penyidikan. Sejauh ini, menurutnya, Polri belum melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terkait dugaan tersebut.

Sebelumnya, Selasa (16/6), Tim Advokasi #IndonesiavsMafiabola memperdengarkan rekaman percakapan terkait dugaan pengaturan skor laga antara Indonesia vs Thailand dan Indonesia melawan Vietnam di SEA Games 2015.

Satu hari setelahnya, Tim Advokasi #IndonesiavsMafiabola mengajak mantan pelatih Persegres, Agus Yuwono, dan mantan pelatih Persipu Purwodadi, Gunawan, untuk memberikan keterangan tentang pengalaman kedua pelatih berhadapan dengan kasus pengaturan skor.

Tim Advokasi #IndonesiavsMafiabola mengatakan, mereka telah memberikan data terkait praktek pengaturan skor di Liga Indonesia kepada Bareskrim.

“Bukti yang diajukan ke Bareskrim sangat banyak, bukti yang kami ajukan ada rekening bank, transfer, alur transfernya,” ujar salah satu anggota Tim Advokasi #IndonesiavsMafiabola, Muhammad Isnur pada sesi jumpa media.

Terkait BS yang menjadi saksi pengaturan skor tersebut, pihak tim advokasi #IndonesiavsMafiaBola memberi sedikit penjelasan tentang sosoknya. “BS ini merupakan mantan pemain, mantan pelatih, dan kini wiraswasta,” ujar Isnur.

Namun, menurut Isnur, sosok BS tidak bisa dihadirkan karena faktor keamanan. (vws)


 







Rabu, 17/06/2015 16:22

Kapolri Janji Lindungi Pelapor Pengaturan Skor

Kapolri mengatakan akan melindungi pelapor pengaturan skor, namun ia meminta masyarakat juga memberikan data yang rinci ketika melapor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring

6 September 2026 - 21:00 WIB

Trending on Headline