Menu

Dark Mode
Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store? Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari? 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Kabar Lifestyle

Mengenal Fenomena Gempa Ganda Dahsyat yang Guncang Venezuela

badge-check


					Mengenal Fenomena Gempa Ganda Dahsyat yang Guncang 
Venezuela
(Foto: REUTERS/Maxwell Briceno)
Perbesar

Mengenal Fenomena Gempa Ganda Dahsyat yang Guncang Venezuela (Foto: REUTERS/Maxwell Briceno)

Gempa bumi dahsyat berturut-turut melanda lepas pantai Venezuela pada Rabu malam waktu setempat dengan magnitudo 7,2 dan 7,5, menyebabkan kerusakan yang luas.

U.S. Geological Survey/USGS awalnya menyebut gempa pertama bermagnitudo 7,1, yang kemudian direvisi jadi 7,2. Pusat gempa di sebelah barat komunitas Moron, terletak di sepanjang pantai Karibia negara tersebut, sekitar 168 kilometer sebelah barat ibu kota Caracas. Gempa ini kedalamannya 22 kilometer.

USGS melaporkan gempa lebih besar bermagnitudo 7,5 hanya satu menit kemudian. Gempa kedua kedalamannya 10 kilometer dan pusat gempa berada 16 kilometer barat daya Moron. “Korban jiwa tinggi dan kerusakan luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan besar meluas,” tulis USGS.

Gempa-gempa ini, yang termasuk paling kuat di Venezuela dalam seabad terakhir, terjadi tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat. Orang-orang menyelamatkan diri dari gedung-gedung yang bergoyang di ibu kota Caracas.

Gempa bumi ganda terjadi ketika dua gempa besar dengan magnitudo hampir sama memecahkan patahan yang sama atau dua patahan yang saling terhubung erat dalam waktu sangat singkat, biasanya dengan jeda hitungan detik hingga menit.

Berbeda dengan rangkaian gempa Bumi normal, di mana gempa utama yang kuat diikuti gempa susulan jauh lebih kecil, tidak ada kejadian dalam gempa ganda yang benar-benar dominan. Dalam kasus Venezuela, gempa bermagnitudo 7,1 dan 7,5 tersebut terjadi dengan jeda 39 detik.

Seismolog mengklasifikasikan kejadian semacam ini sebagai gempa ganda karena kedua gempa melepaskan energi dalam jumlah besar secara mandiri, alih-alih salah satunya hanya menjadi gempa susulan dari yang lain.

Dikutip detikINET dari India Today, gempa ganda sangat jarang terjadi karena begitu sebuah patahan terpecah, patahan tersebut biasanya melepaskan tekanan cukup besar sehingga mencegah terjadinya retakan kuat lainnya tepat setelahnya.

Namun jika segmen patahan berdekatan sudah berada di bawah tekanan tektonik sangat besar, retakan pertama dapat memindahkan tekanan tersebut ke segmen di dekatnya, sehingga memicu gempa besar kedua hampir seketika.

Mengapa Venezuela Rawan Gempa Dahsyat?
Venezuela terletak di sepanjang salah satu batas tektonik paling aktif di Amerika Selatan, di mana Lempeng Karibia bergeser ke arah timur relatif terhadap Lempeng Amerika Selatan.

Wilayah utara Venezuela dilewati beberapa sistem sesar geser besar yang secara kolektif mengakomodasi pergerakan lempeng ini. Beberapa yang paling penting di antaranya adalah:

Patahan Bocono – sesar geser daratan utama yang membentang melintasi Pegunungan Andes Venezuela.

Patahan San Sebastian – membentang di lepas pantai di sepanjang pesisir tengah Karibia dekat Caracas.

Patahan El Pilar – membentang melintasi wilayah timur laut Venezuela.

Zona Patahan Moron – terletak di utara tengah Venezuela dan dianggap sebagai bagian dari batas lempeng kompleks di dekat tempat terjadinya gempa-gempa terbaru.

Patahan-patahan ini saling terhubung yang terus-menerus menumpuk tekanan seiring pergerakan Lempeng Karibia sekitar dua sentimeter per tahun relatif terhadap Amerika Selatan. Ketika energi yang tersimpan ini dilepaskan tiba-tiba, gempa dahsyat pun terjadi.

Penelitian menunjukkan bahwa bagian-bagian dari batas Lempeng Karibia-Amerika Selatan masih terkunci dan mampu menghasilkan gempa yang mendekati magnitudo 8, menyoroti pentingnya infrastruktur tahan gempa dan kesiapsiagaan terhadap ancaman tsunami di wilayah tersebut.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun

18 August 2026 - 19:44 WIB

Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya

18 August 2026 - 19:42 WIB

Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store?

18 August 2026 - 19:29 WIB

Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru

18 August 2026 - 19:25 WIB

Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari?

18 August 2026 - 19:23 WIB

Trending on Kabar Lifestyle