Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Kabar Lifestyle

Maskot Boneka NASA ‘Rise’ Ikut Mudik Misi Artemis II ke Bumi

badge-check


					Foto: NASA Perbesar

Foto: NASA

Jakarta – Misi Artemis II milik NASA tidak hanya membawa astronaut menuju Bulan, tetapi juga ‘penumpang’ imut berupa boneka lucu bernama Rise. Meski terlihat sederhana, boneka ini memiliki peran penting dalam penerbangan luar angkasa.

Rise merupakan maskot resmi misi Artemis II yang berfungsi sebagai zero gravity indicator atau penanda kondisi tanpa gravitasi. Saat kapsul mencapai kondisi mikrogravitasi, boneka ini akan mulai melayang, sehingga menjadi tanda visual bahwa pesawat telah berada di luar pengaruh gravitasi Bumi.

Tradisi membawa boneka ke luar angkasa sebenarnya sudah lama dilakukan oleh NASA. Selain sebagai alat sederhana untuk mendeteksi nol gravitasi, maskot ini juga membawa unsur emosional bagi para astronaut.

Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, menyoroti makna di balik kehadiran boneka tersebut. “Ini adalah cara ramah untuk menyoroti sisi kemanusiaan dalam eksplorasi luar angkasa,” sebutnya seperti dikutip dari New Week.

Boneka Rise sendiri memiliki desain yang unik. Maskot ini terinspirasi dari foto ikonik ‘Earthrise’ pada misi Apollo 8, menampilkan Bulan dengan elemen Bumi sebagai simbol keterkaitan manusia dengan planet asalnya.

Menariknya, desain Rise bukan dibuat oleh ilmuwan atau insinyur, melainkan oleh seorang anak berusia 8 tahun bernama Lucas Ye. Karyanya terpilih dari lebih dari 2.600 desain yang dikirim dari berbagai negara.

Selain fungsi teknisnya, Rise juga membawa jutaan nama manusia dari seluruh dunia. Nama-nama tersebut disimpan dalam sebuah chip yang ditempatkan di dalam boneka, sebagai bagian dari program partisipasi publik yang dibuka NASA sebelum keberangkatan misi Artemis II.

Dalam perjalanan sekitar 10 hari mengelilingi Bulan, Rise ikut melayang di dalam kapsul Orion bersama empat astronaut, Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Momen ketika boneka ini mulai mengambang menjadi salah satu simbol penting, menandai transisi dari dunia Bumi menuju ruang hampa luar angkasa.

Kini, misi selama 10 hari Artemis II sudah berakhir dan bersiap pulang ke Bumi. Rise pun ikut mudik ke rumahnya. Mengutip situs NASA, Artemis II dijadwalkan kembali ke Bumi pada Jumat, 10 April 2026, dengan rencana pendaratan di Samudra Pasifik di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat 20.07 EDT.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya

21 June 2026 - 19:25 WIB

China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya

21 June 2026 - 19:21 WIB

Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya!

21 June 2026 - 19:16 WIB

Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

21 June 2026 - 19:12 WIB

Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat

21 June 2026 - 19:10 WIB

Trending on Kabar Lifestyle