Menu

Dark Mode
Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data Inggris Pertimbangkan Blokir X Akibat Konten AI Cabul Hasil M7 Mobile Legends: Onic Mati-matian Lawan Boostgate di Swiss Stage Langkah Senyap Strava Menuju IPO, Akan Melantai di Bursa Musim Semi 2026 Video Detik-detik Penemuan Spesies Baru Anaconda Raksasa Amazon

Kabar Bogor

Marak Pengamen di Angkot, Dishub dan Organda Kota Bogor Pasang Stiker Dilarang Ngamen

badge-check


					Penertiban angkot oleh Dishub Kota Bogor. (Foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Penertiban angkot oleh Dishub Kota Bogor. (Foto: Kominfo Kota Bogor)

Kota Bogor- Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berbenah agar moda transportasi di Kota Bogor makin aman dan nyaman bagi penumpang. Salah satu langkah awal untuk memberikan rasa  aman dan nyaman kepada penumpang adalah dengan memasang stiker bertuliskan “Dilarang Ngamen di Angkot” di seluruh angkot di Kota Bogor, Selasa (5/8/2025).

Pemasangan stiker yang dilakukan Dishub dan Organda Kota Bogor ini terlihat di sejumlah titik, seperti di depan Pasar Gembrong Sukasari dan Alun-alun Kota Bogor.

Menurut Sekretaris Organda Kota Bogor, Jadi Indra Muljadi, kampanye pemasangan stiker dilarang ngamen di angkot ini merupakan respons atas keluhan penumpang yang merasa terganggu oleh pengamen.

“Banyak sekali kami menerima keluhan, termasuk di media sosial. Salah satu upaya kita dengan memasang stiker larangan mengamen,” kata Jadi.

Sopir angkot pun lanjut Jadi, merasa terganggu dengan aktivitas pengamen yang terkadang memaksa meminta uang ke penumpang, sehingga membuat suasana tidak nyaman.

“Apalagi penumpang ibu-ibu dan anak-anak. Mereka suka takut kalau ada pengamen di angkot. Kalau enggak dikasih, kadang suka maksa. Sehingga banyak penumpang memilih angkutan lain,” katanya.

Penumpang naik angkot biar tidak kepanasan dan kehujanan, lanjutnya, namun jika diangkotnya justru tidak nyaman karena ada pengamen yang memaksa minta uang. Sudah pasti warga enggan naik angkot.

“Penumpang naik angkot pengen nyaman. Mereka harus bawa uang lebih buat pengamen, apalagi pengamennya maksa,” ujarnya.

Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donasi Peduli Aceh Sumatra, Warga Kota Bogor Antusias

27 December 2025 - 22:04 WIB

Ratusan Pramuka Kota Bogor Bantu Jaga Kondusifitas Nataru

25 December 2025 - 11:00 WIB

Bantu Sumatra, Penggiat Sosial dan Filantropis Kota Bogor Diapresiasi

25 December 2025 - 10:28 WIB

Umat Pertanyakan SK Perubahan Susunan Kuria Keuskupan Bogor

24 December 2025 - 09:30 WIB

Jelang Nataru, Bahan pangan dan Sembako di Kota Bogor Aman

23 December 2025 - 10:35 WIB

Trending on Kabar Bogor