Menu

Dark Mode
Startup Ini Bikin Tempat Tinggal di Bawah Laut Ala Bikini Bottom Krisis Iklim Bisa Bikin Manusia Makin Kesepian Apple Uji Chip Memori China Buat Respons Krisis Pasokan Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut

Headline

Mantan Menkum HAM dan Jaksa Agung, Muladi, Dikabarkan Wafat

badge-check


					Mantan Menkum HAM dan Jaksa Agung, Muladi, Dikabarkan Wafat Perbesar

Mantan Menkum HAM dan Jaksa Agung, Muladi, dikabarkan meninggal dunia karena sakit yang di deritanya. Kabar duka itu diberikan Mantan Menkum HAM Yusril Ihza Mahendra dalam cuitan di twitter pribadinya @Yusrilihza_mhd.

“Kabar duka datang ke saya pagi ini, Prof Dr Muladi SH wafat. Beberapa menit saya tertegun mendengarnya. Saya merasa dekat dengan beliau semasa hidupnya. Beliau seorang ilmuwan hukum yang berwibawa dan meninggalkan warisan teori2 hukum pidana yang sangat berharga di masa depan,” kata Yusril, Kamis (31/12/2020).

Menurutnya, karena kewibawaannya itulah Jend Feisal Tandjung dan dirinya mengusulkan kepada Presiden Suharto agar Prof Muladi diangkat menjadi Menteri Kehakiman. “Jabatan itu dipangkunya sampai masa Presiden Hiabibie. Beliau kemudian merangkap sebagai Mensesneg menggantikan Akbar Tandjung,” imbuhnya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) mengaku dirinya tidak menyangka di akhir tahun 1999, dirinya menjadi Menteri Kehakiman menggantikan Prof Muladi. “Hubungan kami berdua berjalan baik sampai 2 tahun yang lalu untuk terakhir kali saya bertemu beliau dalam kondisi kesehatan yang makin menurun,” ujarnya.

Yusril pun mengenang teman sejawatnya itu. Dia mengatakan, di era terakhir zaman Presiden Suharto dan Habibie, Prof Muladi aktif di ICMI. Latar belakang beliau semasa kuliah adalah GMNI. Saya melihat kecenderungan almarhum kepada Islam begitu mendalam. “Tidak berlebihan kiranya kalau saya katakan beliau adalah Nasionalis Muslim yg sejati,” tegasnya.

Lebih lanjut Yusril mengatakan, ketegasan pendirian serta sikap bijak dan hati-hati Prof Muladi itu menjadi teladan bagi dirinya. “Beliau pekerja keras dan menyelesaikan tugas2 tepat waktu. Beliau memberikan nasehat kepasa saya waktu serahterima jabatan Menteri Kehakiman akhir 1999 agar saya tetap bijak dan obyektif,” kenang Yusril.

Kini Prof Muladi telah tiada. Kita kehilangan tokoh besar bangsa dan negara serta ilmuwan hukum yang sangat berwibawa. Usia manusia ada batasnya. Segala yang bernyawa akan mati. Kita semua akan kembali kepadaNya…

Sumber: Twitter @Yusrilihza_mhd
Editor: Adi Kurniawan
Foto: Tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline