Menu

Dark Mode
Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas Ketua DPRD Adityawarman Adil Apresiasi Sinergi TNI dalam Pembangunan Jembatan Garuda Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah Sidak Pasar Gembrong dan Jambu Dua, Komisi II DPRD Kota Bogor Soroti Kenaikan Harga dan Akses Angkot ​DPRD Kota Bogor dan Disnaker Bahas Persiapan THR, Siapkan Posko Pengaduan Terima Pemuda Al-Irsyad, Adityawarman: Salut untuk Pemuda yang Beraktualisasi di Bidang Sosial

Kabar Lifestyle

Ludes! Robot Anjing Wajah Elon Musk & Mark Zuckerberg Terjual Rp 1,5 M

badge-check


					Ludes! Robot Anjing Wajah Elon Musk & Mark Zuckerberg Terjual Rp 1,5 M Foto: Art Basel Miami Perbesar

Ludes! Robot Anjing Wajah Elon Musk & Mark Zuckerberg Terjual Rp 1,5 M Foto: Art Basel Miami

Seniman digital Mike Winkelmann atau yang lebih dikenal dengan nama Beeple kembali menarik perhatian dunia seni dan teknologi lewat instalasi terbarunya di Art Basel Miami Beach. Karya berjudul Regular Animals (2025) menampilkan robot anjing dengan kepala hiper-realistis yang menyerupai sejumlah tokoh teknologi ternama.

Nama-nama besar seperti Elon Musk, Jeff Bezos, dan Mark Zuckerberg muncul sebagai ‘wajah’ dari robot-robot tersebut. Instalasi ini dipamerkan di area seni digital baru bernama Zero 10 dan langsung menjadi salah satu karya paling mencolok di pameran.

Selain figur teknologi, Beeple juga menghadirkan robot humanoid dengan wajah tokoh seni legendaris seperti Pablo Picasso, Andy Warhol, serta potret dirinya sendiri. Setiap unit robot anjing dijual dengan harga sekitar USD 100 ribu dalam edisi terbatas, meski versi Jeff Bezos tidak ditawarkan ke publik. Seluruh karya dilaporkan ludes terjual saat sesi pratinjau VIP.

Dikutip dari The Art Newspaper, robot-robot tersebut dirancang untuk bergerak di dalam kandang khusus dan secara otomatis mengeluarkan sertifikat keaslian. Sertifikat ini dilengkapi kode QR yang memungkinkan pembeli mengakses dan membeli NFT pendamping karya fisik tersebut.

“Beeple menjelaskan bahwa setiap robot anjing secara terus-menerus memotret lingkungan sekitarnya. Gambar-gambar ini kemudian diolah dan ditampilkan dalam sertifikat, dengan gaya visual yang berbeda-beda tergantung karakter robot. Beberapa di antaranya menghasilkan NFT, sementara yang lain hanya menciptakan cetakan fisik dan sertifikat digital,” Beeple menjelaskan.

Beeple juga menyelipkan satire khasnya dalam sertifikat gratis yang dibagikan di pameran, yang berisi pernyataan provokatif mengenai ‘keaslian’ karya seni tersebut. Robot humanoid diisi ulang secara berkala dan diperlakukan sebagai bagian dari aksi performatif, bukan sekadar objek pajangan statis.

Menurut Beeple, proyek ini merupakan refleksi tentang bagaimana kecerdasan buatan (AI) membentuk cara manusia memandang dunia. Ia menyebut bahwa publik kini semakin sering melihat realitas melalui lensa AI, sekaligus melalui sudut pandang seniman dan pemimpin teknologi yang punya pengaruh besar terhadap persepsi global.

Nama Beeple sendiri melambung sejak 2021 setelah NFT karyanya ‘Everydays: The First 5000 Days’ terjual senilai USD 69,3 juta di rumah lelang Christie’s. Sebelum dikenal sebagai ikon seni digital, ia bekerja sebagai desainer grafis dan animator, termasuk membuat visual konser untuk musisi pop dunia.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

10 March 2026 - 22:37 WIB

Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia

7 March 2026 - 21:26 WIB

Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita

7 March 2026 - 21:20 WIB

Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target

7 March 2026 - 21:16 WIB

AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor

7 March 2026 - 21:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle