Menu

Dark Mode
Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026 Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

Headline

LRT Makin Dimatangkan

badge-check


					LRT Makin Dimatangkan Perbesar

image

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor diminta untuk segera menyiapkan detail perencanaan pembangunan Terminal Bus Baranangsiang. Hal itu dimaksudkan untuk menyinkronkan dengan rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) yang digagas pemerintah pusat.

Pasalnya, rencana pembangunan LRT yang akan dimulai dari Jakarta itu bakal berakhir di Terminal Bus Baranangsiang.

Kepala Divisi Konstruksi PT. Adhi Karya selaku kontraktor proyek LRT Agus Karianto mengungkapkan hal itu, Selasa (27/10/15), usai melakukan pertemuan dengan Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Karena, nantinya Terminal Baranangsiang itu akan menjadi stasiun sekaligus depo bagi LRT. Sehingga, Terminal Baranangsiang maksimal harus segera dibangun di awal tahun 2016 nanti,” papar Agus.

Apalagi, jelasnya, proyek pembangunan LRT ini sudah mulai berjalan. Untuk Kota Bogor sendiri, lanjut Agus, akan dimulai awal tahun 2016 mendatang.

“Sehingga, di tahun 2018 nanti ditargetkan seluruh pekerjaan sudah selesai,” tandasnya.
(D. Raditya| yuda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Korban Pesawat Jatuh di Maros Terima 1,7 M Santunan BPJS Ketenagakerjaan

9 March 2026 - 12:36 WIB

Trending on Headline