Lima Kampung di Kabupaten Cianjur Terisolasi Karena Longsor

longsor cianjur- antara.com

Lima kampung di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terisolasi akibat jalan utama penghubung antar-kampung amblas sepanjang 100 meter dengan kedalaman mencapai 20 meter, sehingga tidak dapat dilalui.

“Aktivitas warga terhambat karena tidak ada jalan alternatif yang bisa dilalui, kecuali dengan cara berjalan kaki menelusuri pematang sawah dibagian atas jalan yang amblas,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Irfan Sopyan saat dihubungi di Cianjur, Rabu (24/2/2021)

Menurutnya, hingga saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait kerusakan akibat longsor yang membuat amblasnya jalan dan mengancam permukiman warga di lima kampung itu. Bahkan pendataan masih dilakukan terhadap jumlah warga yang harus dievakuasi.

Data semenetara, ada 15 kepala keluarga segera dievakuasi karena rumah mereka terancam longsor, dan ratusan kepala keluarga yang terdiri dari 1300 jiwa lebih, diimbau untuk siaga dan segera mengungsi jika longsor susulan kembali terjadi dan mengancam keselamatam warga.

“Kami masih melakukan pendataan dan menyiapkan lokasi pengungsian yang dinilai aman dari longsor. Untuk sementara warga masih tinggal di rumahnya masing-masing, namun ketika hujan kembali turun Relawan Tangguh Bencana akan segera mengevakuasi warga,” ujarnya.


Baca juga: Mayat Terbungkus Plastik di Bogor, Ternyata Siswi SMA


Sementara itu Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi, mengungkapkan amblasnya jalan penghubung utama antar-kampung itu, setelah hujan turun deras, sehingga menyebabkan tebing dibagian bawah jalan yang sudah labil, tiba-tiba amblas membuat landasan jalan putus dan terseret sedalam 20 meter.

“Akibatnya akses menuju ke lima kampung tidak dapat dilalui, sehingga 600 kepala keluarga yang terdiri dari 1.300 jiwa terisolir dan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan usaha ekonomi, sehingga pihaknya berharap ada bantuan alat berat untuk membuka kembali akses jalan tersebut,” kata Kades.

Seluruh aktivitas warga lumpuh, akses menuju lima kampung terputus. 600 Kepala keluarga diimbau waspada untuk mengungsi jika longsor dan amblas terus meluas karena belasan rumah warga terletak tidak jauh dari jalan yang amblas.

Saat ini, lanjut Kades, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan BPBD Kabupaten Cianjur, untuk membangun tempat pengungsian sebagai upaya antisipasi ketika warga harus dievakuasi karena menjelang sore intensitas hujan di wilayah itu masih tinggi.

Sumber: Antara
Editor: Adi Kurniawan

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *