Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Bogor

Ledakan di Pasar Kebon Kembang Gegerkan Warga

badge-check


					Ledakan di Pasar Kebon Kembang Gegerkan Warga Perbesar

Sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang (exs Pasar Anyar) Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, Kota Bogor geger, setelah terdengar ledakan kencang disertai kepulan asap putih, Senin (14/5/2018).

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB itu bersumber dari sebuah lapak petasan di depan Blok B. pedagang dan pengunjung khawatir ledakan tersebut berasal dari bom, sehingga tak sedikit warga berlarian menyelamatkan diri.

“Saya bener-bener kaget. Saya kira bom, sampai gemeteran ini badan saya,” ujar seorang ibu sambil berlalu.

Sejumlah pedagang pun tampak berusaha memadamkan api dengan alat seadanya seperti ember berisi air dan air mineral.

Didik Hidayat, penjual petasan menduga sumber api berasal dari puntung rokok terkena petasan yang dijualnya.  “Lagi jualan, tiba-tiba meledak. Entah ada yang melempar puntung rokok atau apa. Yang kena petasan-petasan kecil, barang juga sudah dibawa ke Polsek,” kata Didik.

Sementara itu Dirops PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Syuhairi Nasution mengungkapkan, pihaknya selaku pengelola pasar turut ikut prihatin atas kejadian tersebut, meskipun itu terjadi bukan di dalam pasar. Iapun mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian K3 untuk membuat surat edaran dan segera dilayangkan ke semua pasar. Surat edaran tersebut berisikan imbauan agar tidak menjual petasan karena sesuai aturan yang berlaku, kecuali kembang api dan itupun harus berizin. Kami juga akan sweeping bersama instansi terkait, agar tidak ada lagi yang berjualan petasan di pasar. Karena bisa dilihat, dampaknya membuat warga dan pengunjung pasar tidak nyaman, panik,” tegasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim

7 May 2026 - 21:45 WIB

Hut ke-50, Summarecon Gelar Operasi Katarak Gratis di Bogor

4 May 2026 - 08:34 WIB

Wujudkan Dokter Cerdas dan Masyarakat Sehat, IDI Kota Bogor Tampilkan Inovasi Digital

2 May 2026 - 12:19 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Dedie Rachim Sampaikan Penguatan Struktur Perangkat Daerah

30 April 2026 - 08:58 WIB

Kenalkan Pasar Tradisonal Sejak Dini, Pelajar SD High Scope Indonesia Serbu Pasar Gembrong

29 April 2026 - 15:12 WIB

Trending on Kabar Bogor