Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Bogor

Ledakan di Pasar Kebon Kembang Gegerkan Warga

badge-check


					Ledakan di Pasar Kebon Kembang Gegerkan Warga Perbesar

Sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Kebon Kembang (exs Pasar Anyar) Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, Kota Bogor geger, setelah terdengar ledakan kencang disertai kepulan asap putih, Senin (14/5/2018).

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB itu bersumber dari sebuah lapak petasan di depan Blok B. pedagang dan pengunjung khawatir ledakan tersebut berasal dari bom, sehingga tak sedikit warga berlarian menyelamatkan diri.

“Saya bener-bener kaget. Saya kira bom, sampai gemeteran ini badan saya,” ujar seorang ibu sambil berlalu.

Sejumlah pedagang pun tampak berusaha memadamkan api dengan alat seadanya seperti ember berisi air dan air mineral.

Didik Hidayat, penjual petasan menduga sumber api berasal dari puntung rokok terkena petasan yang dijualnya.  “Lagi jualan, tiba-tiba meledak. Entah ada yang melempar puntung rokok atau apa. Yang kena petasan-petasan kecil, barang juga sudah dibawa ke Polsek,” kata Didik.

Sementara itu Dirops PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Syuhairi Nasution mengungkapkan, pihaknya selaku pengelola pasar turut ikut prihatin atas kejadian tersebut, meskipun itu terjadi bukan di dalam pasar. Iapun mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian K3 untuk membuat surat edaran dan segera dilayangkan ke semua pasar. Surat edaran tersebut berisikan imbauan agar tidak menjual petasan karena sesuai aturan yang berlaku, kecuali kembang api dan itupun harus berizin. Kami juga akan sweeping bersama instansi terkait, agar tidak ada lagi yang berjualan petasan di pasar. Karena bisa dilihat, dampaknya membuat warga dan pengunjung pasar tidak nyaman, panik,” tegasnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jenal Mutaqin Apresiasi Peran HMI MPO di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

20 June 2026 - 13:57 WIB

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Duta KTR Kota Bogor Dikukuhkan

17 June 2026 - 15:19 WIB

Bentuk Saka Adminduk, Pramuka Kota Bogor dan Discukcapil Teken MoU

13 June 2026 - 22:23 WIB

HJB, Imigrasi Bogor Layani 544 Pemohon Paspor

13 June 2026 - 09:43 WIB

Trending on Kabar Bogor