Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Lifestyle

Konsumsi Telur Menurunkan Risiko Alzheimer, Harus Makan Berapa Butir?

badge-check


					Ilustrasi. Sebuah studi menemukan konsumsi telur menurunkan Alzheimer. 
(Foto: iStockphoto/antares71)
Perbesar

Ilustrasi. Sebuah studi menemukan konsumsi telur menurunkan Alzheimer. (Foto: iStockphoto/antares71)

Rupanya konsumsi telur menurunkan Alzheimer. Hal ini diungkap tim peneliti di Loma Linda University Health. Berapa butir telur yang musti dikonsumsi?

Telur selama ini dipandang sebagai sumber protein murah dan mudah didapat. Ternyata lauk sebagian besar masyarakat ini dapat membantu menurunkan risiko Alzheimer.

Peneliti menemukan konsumsi satu telur per hari selama setidaknya lima hari seminggu dapat mengurangi risiko Alzheimer hingga 27 persen.

“Dibandingkan dengan tidak pernah makan telur, mengonsumsi setidaknya lima telur per minggu dapat menurunkan risiko Alzheimer,” kata Joan Sabaté, peneliti utama studi sekaligus profesor di Loma Linda University School of Public Health seperti dikutip dari laman resmi Loma Linda University Health.

Konsumsi telur menurunkan Alzheimer
Studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition ini mengikuti 40 ribu peserta dalam kohort Adventist Health Study 2. Kasus Alzheimer diidentifikasi lewat diagnosis dokter yang tercatat di data Medicare.

Kelayakan ditentukan menggunakan Medicare Master Beneficiary Summary Files.

Peneliti menemukan konsumsi telur 1-3 kali per bulan bisa menurunkan risiko Alzheimer sebesar 17 persen. Kemudian mengonsumsi telur 2-4 kali per minggu menurunkan risiko 20 persen.

Dari studi ini, peneliti menyarankan untuk memasukkan telur sebagai salah satu menu harian.

Studi bertajuk “Asupan Telur dan Kejadian Penyakit Alzheimer pada Kohort Adventist Health Study-2 yang Dikaitkan dengan Data Medicare” ini diinisiasi karena kesenjangan pengetahuan dalam hubungan faktor diet yang dimodifikasi dan risiko penyakit Alzheimer.

Sabaté berkata telur dikenal sebagai makanan pendukung kesehatan otak. Telur mengandung kolin lalu prekursor asetilkolin dan fosfatidilkolin. Keduanya penting untuk memori dan fungsi sinaptik.

Selain itu juga terdapat lutein dan zeaxanthin yang berkaitan dengan kinerja kognitif dan pengurangan stres oksidatif.

Lemak pada telur bukan sesuatu yang menakutkan. Terdapat asam lemak omega 3 lalu fosfolipid pada kuning telur yang penting untuk fungi reseptor neurotransmiter.

Tak heran konsumsi telur menurunkan Alzheimer yang memang menyerang otak. Telur, kata peneliti, dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk seperti, orak-arik, telur goreng, telur rebus, atau campuran masakan.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total

4 November 2026 - 20:44 WIB

Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya

4 November 2026 - 20:41 WIB

HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone

4 November 2026 - 20:38 WIB

Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat

4 November 2026 - 20:35 WIB

Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya?

4 November 2026 - 20:29 WIB

Trending on Kabar Lifestyle