Kereta Anjlok, Penumpang Numpuk

Anjloknya kereta komuterline di sekitar Cilebut Bojong Gede Bogor, membuat calon penumpang kereta menumpuk di Stasiun Bogor hingga berjamb-jam, Jumat (9/9/2016). Kekecewaan dan kekesalan calon penumpang pun makin bertambah ketika calon penumpang yang membatalkan perjalanannya harus rela uangnya dikembalikan dengan potongan Rp 4.000.

Sebagian penumpang tidak mempunyai pilihan lain untuk menggunakan moda transportasi umum lainnya, karena tempat aktivitas yang dituju lebih dekat menggunakan kereta sehingga mereka terpaksa menunggu hingga kereta datang.

“Kereta datangnya terlambat dah berapa jam ini, katanya anjlok mas,” kata Resti, calon penumpang kereta tujuan Gambir.

Resti mengaku makin kecewa setelah tiket yang dia belinya hendak ditukarkan, malah mendapatkan potongan Rp4.000. “Serba salah jadinya, mau nunggu kereta datang masih lama dan ga jelas. Mau dikembalikan tiket, malah ada potongan,” katanya kesal.

Resti dan calon penumpang lainnya berharap agar PT KAI memperbaiki pelayanannya kepada masyarakat, apalagi pada 1 Oktober mendatang akan ada perubahan tarif kereta komuterline yang akan diberlakukan.

Sementara itu PT KCJ (komuter line) mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan lintas Bogor – Citayam dampak dari gangguan operasional  sejak pukul 03.40 wib di KM 46 antara jalur lintas Bojonggede – Cilebut.

“Saat ini proses evakuasi masih terus dilakukan sehingga untuk sementara waktu sebagian perjalanan krl dari Jakarta menuju Bogor hanya dapat beroperasi/mengakhiri perjalanan sampai dengan Stasiun Citayam,” kata salah seorang petugas.

Dengan kondisi tersebut maka waktu tunggu krl memakan waktu lebih lama  sehingga pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dihimbau untuk menggunakan moda transportasi lain

#pratama

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *