Kepala Uptd Terminal Akui Ada Pungli

image

Terkait optimalisasi terminal Baranangsiang yang sampai saat ini belum dilaksanakan, saat ini semua tergantung Walikota.

Pro kontra masih mewarnai proses optimalisasi tersebut. Belum adanya kepastian optimalisasi ternyata dimanfaatkan oknum untuk melakukan pungli. Kepala uptd terminal adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap semua kegiatan di terminal. Setelah sebelumnya sekdis dllaj Endang Herman menyatakan akan memangil kepala uptd terminal. Kini giliran kepala uptd terminal yang buka suara.

Menurut Kepala UPTD terminal DLLAJ Kota Bogor, Islahuddin, memang banyak sekali kegiatan di terminal.

“Saya tidak tahu soal aktivitas pungutan yang dilakukan oleh mereka di terminal Baranangsiang ini, tetapi memang ada kegiatan dari perwakilan para PO Bus yang mengkordinir aktivitas bus di terminal baranangsiang. Bagi kami, pungutan yang dilakukan oleh kami sudah sesuai dengan aturan dan kita juga menyetorkannya ke Pemkot Bogor,” bebernya.

Islahudin juga tidak menampik banyaknya aktivitas pungutan di terminal Baranangsiang, dan setiap bus yang masuk ke terminal memang selalu mengeluarkan uang di Luar dari pembayaran retribusi. Hal itu terjadi karena banyaknya pihak yang melakukan pungutan di terminal.

Terkait kegiatan retribusi yang masih dilakukan di terminal Baranangsiang pasca dilakukannya perjanjian kerjasama Bangun Guna Serah (BGS) antara Pemkot Bogor dengan PT. PGI, UPTD terminal menyerahkan sepenuhnya masalah itu kepada Pemkot Bogor. Bahkan UPTD terminal sudah mengajukan agar target PAD dari retribusi terminal di tahun 2016 mendatang dihapuskan.

“Kita sudah mengajukan dan mengusulkan agar target retribusi di terminal Baranangsiang pada tahun 2016 mendatang dihapuskan oleh Pemkot Bogor. Kita juga tidak mau penarikan pungutan retribusi ini menjadi temuan, sehingga lebih baik dihilangkan. Saat ini sedang dibahas intensif oleh sejumlah dinas instansi di Pemkot Bogor soal retribusi terminal ini, karena ada hubungannya dengan perjanjian MoU antara Pemkot Bogor dengan PT. PGI,” jelasnya.| yuda |

print

You may also like...