Kekeringan dan Dbd Serang Bogor

image

Demam berdarah (DBD) dan kekeringan tampaknya masih tetus menghantui Kota Bogor. Di  beberapa wilayah di Kota berjuluk kota hujan ini, mulai sulit mendapatkan air bersih. Bahkan penyakit  demam berdarah yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegepty mulai mencari korban.

Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Danubrata mengatakan,  sebagian wilayah di Kota Bogor saat ini mengalami kekeringan yang cukup memprihatinkan  diantaranya Kelurahan Gudang Bogor tengah, Setugede Bogor Barat, dan Cimahpar Bogor Utara. Kemarau panjangpun mengakibatkan nyamuk penyebab dbd mulai menyerang warga.

“Dbd mulai menyerang bahkan ada yang sudah memakan korban. Kemarin kami dihubungi warga yang meminta dilakukan fogging atau pengasapan,” kata Dadang.

Dadang berharap Dinas Kesehatan Kota Bogor segera melakukan pencegahan .

“Kita akan mendorong agar anggaran untuk pengadaan obat pemberantasan nyamuk DBD ini  ditingkatkan alokasinya tahun depan,” katanya.

Selain ancaman Demam Berdarah (DBD), kekeringan yg dirasakan oleh masyarakat Bogor Barat khususnya mereka yang bukan pelanggan pdam mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami mendapat laporan warga di kelurahan  Setugede kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur-sumur mereka mengalami kekeringan. Memang PDAM kota. Bogor sudah memberikan bantuan, namun itu hanya bisa mencukupi keperluan akan air merka dalam 1-2 hari saja,” jelasnya.

Wilayah yang mengalami kekeringan antaralain Rw 04 sampai dengan Rw 07 Kelurahan Setugede. Ada laporan juga dari Kelurahan Balumbang jaya.

“Kami berharap PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor dan Pemerintah Kota Bogor dapat segera memberikan bantuannya kesana,” tutup Dadang.|yuda|

print

You may also like...