Menu

Dark Mode
China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat Proyek Raksasa di Gurun Nevada: 1.650 Antena untuk Mengintip Semesta

Kabar Lifestyle

Kata COO Bitget Soal Nilai Bitcoin yang Meroket

badge-check


					Foto: Shutterstock Perbesar

Foto: Shutterstock

Pergerakan pasar kripto melewati USD 4,1 triliun, dengan Bitcoin mencapai ATH (All-Time-High) atau harga tertinggi baru di level harga USD 124.000 dan Ethereum melonjak melewati USD 4.700.

Menurut Vugar, COO Bitget, hal ini mencerminkan momentum yang hanya terjadi jika modal institusional, faktor penggerak makro, dan kejelasan regulasi sejalan. Bitget sendiri adalah perusahaan perdagangan jual-beli aset kripto global.

“Rekor arus masuk ETF dan pergeseran kebijakan, seperti GENIUS Act, serta pergeseran struktural seperti alokasi kripto 401(k) dan antisipasi penurunan suku bunga AS, dapat mempertahankan momentum kenaikan,” kata Vugar dalam keterangan yang diterima detikINET.

“Semua itu menciptakan permintaan yang terasa berbeda dari siklus sebelumnya. Hal ini bukan hanya sekadar gelombang antusiasme spekulatif; ini adalah dasar untuk integrasi kripto ke dalam portofolio umum,” tambahnya.

Meskipun demikian, apresiasi harga yang cepat juga menimbulkan kekhawatiran tentang spekulasi yang berlebihan, yang berpotensi menyebabkan peningkatan volatilitas jika kondisi ekonomi makro berubah atau aksi take profit meningkat.

“Tantangan bagi para investor saat ini adalah menyeimbangkan partisipasi dalam proses ini dengan kesadaran akan betapa cepatnya kondisi dapat berubah,” jelas Vugar.

Nilai Bitcoin yang mencapai USD 124 ribu ini menurutnya menunjukkan kekuatan teknikal yang memperkuat perannya sebagai jangkar pasar, bahkan ketika modal berputar ke Ethereum dan altcoin tertentu.

“Apakah ini menandai babak pembuka dari ekspansi pasar bullish multi-kuartal atau puncak sebelum fase konsolidasi akan bergantung pada seberapa baik pasar menyerap momentumnya sendiri. Apa pun itu, faktor fundamental, adopsi institusional yang semakin dalam, aturan yang semakin jelas, dan infrastruktur yang semakin matang mengarah ke kelas aset yang tidak lagi menggoda dengan legitimasi, melainkan mengeklaimnya secara langsung,” tutupnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya

21 June 2026 - 19:25 WIB

China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya

21 June 2026 - 19:21 WIB

Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya!

21 June 2026 - 19:16 WIB

Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

21 June 2026 - 19:12 WIB

Co-founder Ubisoft Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Pesawat

21 June 2026 - 19:10 WIB

Trending on Kabar Lifestyle