Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Kabar Lifestyle

Kata COO Bitget Soal Nilai Bitcoin yang Meroket

badge-check


					Foto: Shutterstock Perbesar

Foto: Shutterstock

Pergerakan pasar kripto melewati USD 4,1 triliun, dengan Bitcoin mencapai ATH (All-Time-High) atau harga tertinggi baru di level harga USD 124.000 dan Ethereum melonjak melewati USD 4.700.

Menurut Vugar, COO Bitget, hal ini mencerminkan momentum yang hanya terjadi jika modal institusional, faktor penggerak makro, dan kejelasan regulasi sejalan. Bitget sendiri adalah perusahaan perdagangan jual-beli aset kripto global.

“Rekor arus masuk ETF dan pergeseran kebijakan, seperti GENIUS Act, serta pergeseran struktural seperti alokasi kripto 401(k) dan antisipasi penurunan suku bunga AS, dapat mempertahankan momentum kenaikan,” kata Vugar dalam keterangan yang diterima detikINET.

“Semua itu menciptakan permintaan yang terasa berbeda dari siklus sebelumnya. Hal ini bukan hanya sekadar gelombang antusiasme spekulatif; ini adalah dasar untuk integrasi kripto ke dalam portofolio umum,” tambahnya.

Meskipun demikian, apresiasi harga yang cepat juga menimbulkan kekhawatiran tentang spekulasi yang berlebihan, yang berpotensi menyebabkan peningkatan volatilitas jika kondisi ekonomi makro berubah atau aksi take profit meningkat.

“Tantangan bagi para investor saat ini adalah menyeimbangkan partisipasi dalam proses ini dengan kesadaran akan betapa cepatnya kondisi dapat berubah,” jelas Vugar.

Nilai Bitcoin yang mencapai USD 124 ribu ini menurutnya menunjukkan kekuatan teknikal yang memperkuat perannya sebagai jangkar pasar, bahkan ketika modal berputar ke Ethereum dan altcoin tertentu.

“Apakah ini menandai babak pembuka dari ekspansi pasar bullish multi-kuartal atau puncak sebelum fase konsolidasi akan bergantung pada seberapa baik pasar menyerap momentumnya sendiri. Apa pun itu, faktor fundamental, adopsi institusional yang semakin dalam, aturan yang semakin jelas, dan infrastruktur yang semakin matang mengarah ke kelas aset yang tidak lagi menggoda dengan legitimasi, melainkan mengeklaimnya secara langsung,” tutupnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein

5 February 2026 - 11:14 WIB

Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa?

5 February 2026 - 11:10 WIB

Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin

5 February 2026 - 11:06 WIB

Mantan Bos Microsoft Minta Dikenalkan ke Tim Cook Lewat Jeffrey Epstein

4 February 2026 - 13:19 WIB

Kawin Campur Manusia dengan Spesies Lain, Anaknya Berumur Pendek

4 February 2026 - 13:16 WIB

Trending on Kabar Lifestyle