Kagumi MPP Kota Bogor, Sulsel Bakal Tiru

Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor di Lippo Plaza Keboen Raya bakal dicontek konsepnya oleh Pemprov Sulsel, hal tersebut dikarenakan MPP Kota Bogor dinilai sangat baik dan pelayanannya cepat.

Rombongan Pemprov Sulsel diterima Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat. Rombongan Pemprov Sulsel menyampaikan delapan pertanyaan kepada tim Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yang intinya persoalan cara komunikasi dengan komunikasi dengan intansi-intansi serta penganggaran yang minimal tapi dengan hasil maksimal dan dana kurang dari Rp5 miliar.

Asisten Pemerintahan Pemprov Sulawesi Selatan H.Tautoto mengaku sangat mengapresiasi MPP di Kota Bogor ini, karena pelayanan yang baik serta sangat memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan. Waktunya juga cukup singkat dalam memberikan pelayanan hingga selesai.

“Yang keren itu berkomunikasi dengan instansi vertikal, karena itu ya mesti minta izin. Kami juga izin dahulu ke pusat sehingga ini memakan waktu yang cukup lumayan membuat MPP. Disini ada 145 layanan, kami berharap di Sulawesi Selatan bisa membuat seperti ini. Kami masukkan aggaran tahun ini,” ungkapnya.

Tautoto melanjutkan, hari ini pihaknya juga membawa perwakilan dari kota da kabupaten di Sulsel, seain dari tim Pemprov Sulsel yang ingin mencontoh MPP ini. MPP ini selain di Pemprov Sulsel, akan dikembangkan di kota maupun kabupaten di Sulsel.

“Makanya ko membawa dua orang perwakilan kabupaten dan kota. Kami tadi melihat dan jalan-jalan bersama melihat pelayanan. Sebelum kami action lebih jauh, kami harus banyak belajar. Apalagi tadi dana minimalis, kami cukup besar dananya,” tambahnya.

Sementara itu terkait soal anggaran, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, anggaran yang sudah dianggarkan Pemprov Sulsel cukup besar yaitu Rp16 miliar, tapi mereka kaget karena di Kota Bogor hanya Rp4 miliar lebih, bisa membuat MPP.

“Kami juga ditanya soal koordinasi dengan jajaran samping untuk MPP dan koordinasi berjalan dengan baik. Terlebih ini asetnya milik Pemkot Bogor meski HPL oleh pihak Lippo selama sekian tahun kedepan,” tuturnya.

[reporterpratama]

image_pdfimage_print
Share

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *