Menu

Dark Mode
Perkuat Aksi Iklim dan Konservasi Hayati, Indocement Tanam Pohon Lokal ​Kota Bogor Juara Umum POPWILDA 2026 China Klaim Ada ‘Ikan Mata-mata’ yang Pantau Perairannya China Perketat Ekspor Indium untuk Chip AI, Ini Fakta-faktanya Microsoft Akan Cabut Dukungan Office 2021, Catat Tanggalnya! Norwegia Larang Anak SD Pakai AI Agar Tak Lupa Baca Tulis

Kabar Pendidikan

Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan

badge-check


					Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan Perbesar

Staff khusus menteri pendidikan nasional, Fajar Riza Ul Haq, menyesalkan adanya penurunan anggaran di sektor pendidikan yang terjadi di Kabupaten Bogor. Hal itu disampaikan dihadapan pewarta dalam acara media gathering, di RM Leuit Ageng, Senin (16/4/2018).

Bakal Calon Legislatif DPR RI, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, dengan adanya kewajiban proporsi anggaran 20 persen dari APBN, seharusnya dapat diikuti ditingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

“Menyinggung anggaran di Kabupaten Bogor yang hanya 8,7 persen dari total APBD yang dikelola, hal itu terlihat sangat timpang.2017 lalu sempat di singgung oleh Pak Muhadjir (Menteri Pendidikan,red) terkait pendidikan Kabupaten Bogor yang dalam tanda kutip terbelakang. Hal ini seharusnya menjadi acuan bagi Pemkab Bogor untuk meningkatkan hal tersebut,” jelas Fajar.

Penulis buku membela islam membela kemanusiaan itu mengatakan, dari data alokasi anggaran pendidikan di APBD Kabupaten Bogor, terdapat trend penurunan pada 3 tahun belakang. Tercatat, pada 2015 untuk pendidikan dialokasikan 15,9%, 2016 menurun 15,1% dan 2017 alokasi pendidikan seperti terjun bebas turun ke angka 8,7%.

“Dengan adanya trend penurunan alokasi dana pendidikan tersebut, Saya melihat komitmen politik anggaran di kab bogor, masih perlu di tingkatkan khususnya di bidang pendidikan. Itu terlihat serapan anggaran ke masyarakat yang tidak optimal, hingga alokasi untuk pendidikan setiap tahun terus menurun,” tuturnya.

Terlebih lagi, mantan direktur Ma’arif Institute itu menjelaskan, dari 9 anggota DPR RI yang tidak ada satupun aleg yang berada di komisi X ataupun VIII yang menangani pendidikan atau infrastruktur yang seolah menjadi PR bersama.

“Saat ini, saya berada di eksekutif sebagai staff khusus Mendikbud. Semoga 2019 nanti saya terpilih agar dapat fokus dalam meningkatkan pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Bogor,” tutuupnya.

Reporteryudibudiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

276 Anggota Pramuka Kwarran Bogor Barat Raih Predikat Pramuka Garuda

14 June 2026 - 20:15 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Kwarran Bogor Barat Gelar Gerakan Menanam Insan Pramuka

17 May 2026 - 13:44 WIB

Cetak Pembina ‘Hebat Beraksi’, Kwarran Bogor Barat Sukses Gelar Leader Meeting 2026

17 May 2026 - 09:29 WIB

Kwarcab Kota Bogor Gelar KMD bagi Mahasiswa UT

14 May 2026 - 23:24 WIB

Ratusan Anggota Pramuka Kota Bogor Ikut Dianpinru dan Dianpinba

14 May 2026 - 21:28 WIB

Trending on Kabar Pendidikan