Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Kabar Pendidikan

Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan

badge-check


					Kabupaten Bogor Harus Konsen Tingkatkan Anggaran Pendidikan Perbesar

Staff khusus menteri pendidikan nasional, Fajar Riza Ul Haq, menyesalkan adanya penurunan anggaran di sektor pendidikan yang terjadi di Kabupaten Bogor. Hal itu disampaikan dihadapan pewarta dalam acara media gathering, di RM Leuit Ageng, Senin (16/4/2018).

Bakal Calon Legislatif DPR RI, dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan, dengan adanya kewajiban proporsi anggaran 20 persen dari APBN, seharusnya dapat diikuti ditingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

“Menyinggung anggaran di Kabupaten Bogor yang hanya 8,7 persen dari total APBD yang dikelola, hal itu terlihat sangat timpang.2017 lalu sempat di singgung oleh Pak Muhadjir (Menteri Pendidikan,red) terkait pendidikan Kabupaten Bogor yang dalam tanda kutip terbelakang. Hal ini seharusnya menjadi acuan bagi Pemkab Bogor untuk meningkatkan hal tersebut,” jelas Fajar.

Penulis buku membela islam membela kemanusiaan itu mengatakan, dari data alokasi anggaran pendidikan di APBD Kabupaten Bogor, terdapat trend penurunan pada 3 tahun belakang. Tercatat, pada 2015 untuk pendidikan dialokasikan 15,9%, 2016 menurun 15,1% dan 2017 alokasi pendidikan seperti terjun bebas turun ke angka 8,7%.

“Dengan adanya trend penurunan alokasi dana pendidikan tersebut, Saya melihat komitmen politik anggaran di kab bogor, masih perlu di tingkatkan khususnya di bidang pendidikan. Itu terlihat serapan anggaran ke masyarakat yang tidak optimal, hingga alokasi untuk pendidikan setiap tahun terus menurun,” tuturnya.

Terlebih lagi, mantan direktur Ma’arif Institute itu menjelaskan, dari 9 anggota DPR RI yang tidak ada satupun aleg yang berada di komisi X ataupun VIII yang menangani pendidikan atau infrastruktur yang seolah menjadi PR bersama.

“Saat ini, saya berada di eksekutif sebagai staff khusus Mendikbud. Semoga 2019 nanti saya terpilih agar dapat fokus dalam meningkatkan pembangunan dan pendidikan di Kabupaten Bogor,” tutuupnya.

Reporteryudibudiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Pemkot Bogor dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi

15 April 2026 - 08:37 WIB

Tanamkan Karakter Tangguh, Kwarran Tanah Sareal Gelar Persari

11 April 2026 - 17:35 WIB

Ciptakan Generasi Tangguh, 320 Pramuka Siaga Bogor Selatan Ikuti Pesta Siaga

11 April 2026 - 16:30 WIB

Asah Kemandirian, 230 Pramuka Siaga Bogor Timur Ikuti Pesta Siaga dan Bazar 

11 April 2026 - 15:31 WIB

Ratusan Pramuka Kwarran Bogor Tengah Meriahkan Pesta Siaga

11 April 2026 - 13:48 WIB

Trending on Kabar Pendidikan