Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Melonjak

Angka kematian akibat virus corona di China semakin melonjak. Pada Rabu (5/2) pagi, jumlah kasus kematian dilaporkan telah mencapai 490 orang.

Diberitakan AFP, Provinsi Hubei yang beribu kota Wuhan –lokasi pertama penyebaran virus corona– melaporkan tambahan 65 kasus kematian dalam sehari. Jumlah ini menjadi yang terbesar dalam satu hari sejak pertama kali muncul pada Desember 2019.
Dalam laporan hariannya, total korban meninggal akibat virus corona hanya di Provinsi Hubei menjadi 479 orang, 362 orang di antaranya terjadi di Kota Wuhan. Sementara yang terjangkit kini mencapai 16.678 orang.
Jika dihitung, total keseluruhan warga yang terjangkit corona di China berjumlah 24.324 orang.
Demi menekan penyebaran virus corona, Pemerintah Provinsi Zhejiang Timur membatasi akses warga di tiga wilayahnya agar tidak meninggalkan rumah mereka.
Sementara itu, sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, hingga Thailand melaporkan tambahan kasus warga terinfeksi corona di negara mereka. Tercatat sudah lebih dari 20 negara melaporkan kasus corona.
Bahkan, pada Selasa (4/2) kemarin, Hong Kong melaporkan kasus kematian pertama karena corona. Seorang pria berusia 39 tahun itu diketahui sempat mengunjungi rumah ibunya di Wuhan pada awal Januari 2020, lalu kembali dua hari setelahnya.
Sepuluh hari kemudian, ia mengeluh demam, dirawat di Rumah Sakit Queen Elizabeth, Yau Ma Tei, lalu dirujuk ke RS Princess Margaret. Pria itu lalu dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.30 waktu setempat.
Sebelumnya, otoritas Filipina juga melaporkan kasus kematian pertama di negaranya. Pasien yang meninggal dunia adalah pria asal Wuhan berusia 44 tahun, yang tiba di Filipina sejak 21 Januari lalu.
**
sumber kumparan
fotoAFP/kumparan
print

You may also like...