Menu

Dark Mode
Mahkota Binokasih Sampai di Bogor, Disambut Dedie Rachim Laba Indocement Kuartal 1 Tahun 2026 Naik 2,1 Persen Berkontur Curam, Panaragan Jadi Pilot Project EWS Siap Hadapi Porprov, Dedie–Jenal Beri Dukungan untuk Cabor Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

Headline

Jembatan Otista Mulai Dirubuhkan

badge-check


					Jembatan Otista Mulai Dirubuhkan Perbesar

Megaproyek pembangunan Jembatan Otista Kota Bogor. senilai Rp52 miliar yang bakal terintegrasi dengan jalur Trem itu, mulai digarap. Bahkan badan jembatan mulai dibongkar dengan menggunakan 2 alat berat, Jumat (5/5/2023).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina menjelaskan, pembangunan Jembatan Otista dimulai dengan pembongkaran lapisan aspal setebal 15 Centimeter di atas permukaan flat jembatan. “Kami targetkan seluruh aspal akan terangkat dalam satu hari ini,” kata Rena.

Pembongakaran jembatan tersebut, kata Rena, tidak bisa dilakukan sekaligus, namun harus dilakukan secara bertahap dan sistematis. Hal itu dilakukan sebagai upaya efisiensi dan jaminan keselamatan para pekerja.

“Setelah aspalnya terangkat, akan dilanjutkan pembongkaran flat jembatan. Estimasi waktunya empat hari. Setelah itu baru dilanjut pembongkaran buidernya. Beres terbongkar, artinya jembatan akan terputus total,” jelas Rena.

Rena menjelaskan, proses pembongkaran jembatan ditergetkan selesai dalam dua minggu atau paling lambat 1 bulan. “Jembatan perlu dibongkar secara keseluruhan dan tidak memilih opsi pelebaran, alasannya adalah pengaruh kepada struktur jembatan eksisting. Penopang jembatan Otista tidak luas, sisi Kiri masuk wilayah Kebun Raya Bogor (KRB), sementara Kanan sudah pemukiman penduduk,” paparnya.

Jembatan Otista, lanjut Rena, juga dipersiapkan untuk transportasi masa depan yakni Trem, yang akan diterapkan di Kota Bogor. Hal itu sesuai dengan apa yang tercantum dalam RPJMD dan RPJP Kota Bogor. “Trem membutuhkan bobot dan tonase jembatan sesuai kebutuhannya. Pembangunan jembatan Otista akan mengakomodir kebutuhan transportasi masa depan itu,” ungkapnya. (Rb. Adhiyaksa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Tak Hanya Lihat Ijazah

25 April 2026 - 10:01 WIB

Trending on Headline