Menu

Dark Mode
Serang Diego Garcia, Rudal Iran Mungkin Lebih Seram dari Perkiraan Ini Rudal Majid Iran yang Rontokkan Jet Siluman Amerika Google Ungkap Cara Sideloading Baru di Android, Harus Tunggu 24 Jam Cara Praktis Bikin Kartu Lebaran AI-Style di Galaxy S26 Series 1 Syawal Tak Seragam, Netizen Sepakat Tak Debatkan Penetapan Idul Fitri Tiba-tiba Ngetweet, Cristiano Ronaldo: Eid Mubarak Semuanya!

Headline

Jembatan Otista Mulai Dirubuhkan

badge-check


					Jembatan Otista Mulai Dirubuhkan Perbesar

Megaproyek pembangunan Jembatan Otista Kota Bogor. senilai Rp52 miliar yang bakal terintegrasi dengan jalur Trem itu, mulai digarap. Bahkan badan jembatan mulai dibongkar dengan menggunakan 2 alat berat, Jumat (5/5/2023).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina menjelaskan, pembangunan Jembatan Otista dimulai dengan pembongkaran lapisan aspal setebal 15 Centimeter di atas permukaan flat jembatan. “Kami targetkan seluruh aspal akan terangkat dalam satu hari ini,” kata Rena.

Pembongakaran jembatan tersebut, kata Rena, tidak bisa dilakukan sekaligus, namun harus dilakukan secara bertahap dan sistematis. Hal itu dilakukan sebagai upaya efisiensi dan jaminan keselamatan para pekerja.

“Setelah aspalnya terangkat, akan dilanjutkan pembongkaran flat jembatan. Estimasi waktunya empat hari. Setelah itu baru dilanjut pembongkaran buidernya. Beres terbongkar, artinya jembatan akan terputus total,” jelas Rena.

Rena menjelaskan, proses pembongkaran jembatan ditergetkan selesai dalam dua minggu atau paling lambat 1 bulan. “Jembatan perlu dibongkar secara keseluruhan dan tidak memilih opsi pelebaran, alasannya adalah pengaruh kepada struktur jembatan eksisting. Penopang jembatan Otista tidak luas, sisi Kiri masuk wilayah Kebun Raya Bogor (KRB), sementara Kanan sudah pemukiman penduduk,” paparnya.

Jembatan Otista, lanjut Rena, juga dipersiapkan untuk transportasi masa depan yakni Trem, yang akan diterapkan di Kota Bogor. Hal itu sesuai dengan apa yang tercantum dalam RPJMD dan RPJP Kota Bogor. “Trem membutuhkan bobot dan tonase jembatan sesuai kebutuhannya. Pembangunan jembatan Otista akan mengakomodir kebutuhan transportasi masa depan itu,” ungkapnya. (Rb. Adhiyaksa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang

17 March 2026 - 13:39 WIB

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor