Menu

Dark Mode
PPLI Dukung Program 1 Hektar Hutan Kota Pemkab Bogor Peduli Lingkungan, PMC dan Kecamatan Bojonggede Tanam Pohon Anggota DPR AS Desak Bill Gates Bersaksi di Bawah Sumpah soal Epstein Elon Musk Tuding Perdana Menteri Spanyol Tiran, Kenapa? Galaxy S25 Ultra Akan Abadikan Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Pinjam Pakai Eks Kantor Imigrasi, Pemkot Bogor Teken Perjanjian

Kabar PDAM

Jelang Pemilu, Pdam Tirta Pakuan Siaga

badge-check


					Jelang Pemilu, Pdam Tirta Pakuan Siaga Perbesar

PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor bertekad mengamankan jalannya pemilihan umum (pemilu) 17 April ini. Ketersediaan air bersih jadi prioritas utama menyambut pesta demokrasi lima tahunan ini.

Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan melalui Asisten Manajer Humas R. Poppi Rustanti mengatakan PDAM saat ini fokus pada persiapan jelang pemilu. Seluruh petugas diminta siaga dan respons cepat ketika ada gangguan pengaliran.

“Menyikapi pemberitaan terkait pemilu, kondisi pemilu ini berbeda dengan kondisi pilkada sebelumnya. Seluruh petugas, terutama di jajaran teknik harus siaga, baik sebelum pencoblosan, pada hari H, maupun saat perhitungan suara,” ujar Poppi.

Seluruh pejabat struktural tidak diperkenankan meninggalkan Kota Bogor pada H-1 hingga H+1. Bila ada keperluan mendesak yang harus ke luar kota, wajib mendapat ijin tertulis direksi.

“PDAM Kota Bogor juga akan membentuk tim khusus pengamanan pemilu yang dipimpin Sekretaris Perusahaan Teguh Setiadi. Ketua hariannya adalah Manajer NRW dan Trandis, Dani Rakhmawan,” jelas Poppi.

Tim ini bertugas memastikan distribusi air bersih berjalan lancar, dan segera bergerak ketika terjadi gangguan pasokan.

“Kesigapan petugas harus sesuai SOP yang telah disusun, terutama buka-tutup valve, backwash, buang lumpur, penanganan kebocoran, dan lain-lain,” kata Poppi.

PDAM juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk membantu pengamanan objek-objek vital seperti sumber mata air, instalasi pengolahan hingga perbaikan pipa bocor.

Sementara untuk pejabat yang tidak terlibat operasional pengamanan sistem pada H-1 sampai H+1, diminta menjadi koordinator di wilayah tempat tinggalnya untuk pelaporan gangguan, terutama di daerah-daerah titik rawan.

“Petugas mobil tangki harus standby dan berada di lokasi-lokasi yang disepakati. Jika kebutuhan tangki tidak mencukupi, maka disiapkan alternatif sewa tangki daerah lain. Pemasangan tangki air hydran umum (TAHU) juga harus disiapkan,” tambah Poppi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

15 Balon Direksi Tirta Pakuan Lulus Verifikasi Administrasi

26 January 2026 - 11:13 WIB

Komitmen Jaga Kualitas, Tirta Pakuan Gelar Pelatihan Manajemen Halal

8 January 2026 - 12:18 WIB

Tingkatkan Layanan Zona 7, Perumda Tirta Pakuan Tuntaskan Penggantian Stop Valve Intake Pasir Angin Lebih Cepat

18 December 2025 - 18:18 WIB

Pasang Pipa Raksasa, Tirta Pakuan Komitmen Ikhtiar Distribusi Air 24 Jam

10 November 2025 - 15:54 WIB

Soal Jabatan Direksi Tirta Pakuan, Permendagri 37 Jadi Acuan

30 October 2025 - 18:07 WIB

Trending on Kabar Bogor