Menu

Dark Mode
​Wujudkan Kota Tangguh Bencana, BPBD Kota Bogor Rampungkan Dokumen Renkon Banjir dan Gempa Bumi Pengujian Tanah di Jalan Batutulis Selesai, Pengerasan Tanah Dimulai Kenapa Kita Suka Garuk-garuk saat Stres? Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati Mayapada Jadi Pelopor ERAS di RI, Pemulihan Operasi Lutut Lebih Cepat Starship V3 SpaceX Meledak Usai Uji Tebang, Alasannya Mengejutkan

Kabar Lifestyle

Jeff Bezos Punya Pekerjaan Baru, Jadi CEO Startup AI

badge-check


					Jeff Bezos Punya Pekerjaan Baru, Jadi CEO Startup AI (Foto: VnExpress) Perbesar

Jeff Bezos Punya Pekerjaan Baru, Jadi CEO Startup AI (Foto: VnExpress)

Jeff Bezos akan punya kesibukan baru setelah tidak lagi memimpin Amazon. Pria berkepala plontos itu akan menjadi co-CEO startup AI bernama Project Prometheus.
Bezos tidak hanya menjadi co-CEO tapi juga menjadi salah satu investor terbesar untuk Project Prometheus. Menurut laporan The New York Times, Project Prometheus sudah mengumpulkan investasi sebesar USD 6,2 miliar yang sebagian datang dari Bezos.

Selain mendanai Project Prometheus, Bezos akan membantu memimpin perusahaan ini bersama co-founder Vik Bajaj. Bajaj adalah ahli fisika dan kimia yang dulunya menggarap sejumlah proyek di Google X, termasuk Wing dan yang kemudian berkembang menjadi Waymo.

Pada tahun 2018, ia ikut mendirikan Foresite Labs, perusahaan yang mendukung entrepreneur di bidang AI dan ilmu data. Bajaj masih tercatat sebagai CEO Foresite Labs di website perusahaan dan halaman LinkedIn pribadinya.

Saat ini belum banyak yang diketahui tentang Project Prometheus. Startup ini kabarnya akan fokus menciptakan sistem AI yang dilatih menggunakan informasi dari dunia fisik, bukan sekedar informasi digital seperti chatbot AI pada umumnya.

Secara spesifik, perusahaan tersebut dilaporkan akan menjajaki bagaimana AI dapat mendukung engineering dan manufaktur di berbagai bidang, termasuk kendaraan dan teknologi antariksa, seperti dikutip dari Detik, Selasa (18/11/2025).

Di halaman LinkedIn-nya yang masih kosong, ringkasan tentang Project Prometheus hanya menyatakan mereka adalah perusahaan ‘AI untuk ekonomi fisik’. Mereka juga mencantumkan deskripsi sebagai perusahaan ‘Teknologi, Informasi, dan Internet’ dengan 51-200 karyawan.

Project Prometheus kabarnya sudah mempekerjakan hampir 100 orang, termasuk mantan karyawan dari OpenAI, DeepMind, dan Meta. Keterlibatannya di Project Prometheus menandakan pekerjaan operasional formal pertama yang dipegang Bezos setelah mengundurkan diri sebagai CEO Amazon pada tahun 2021.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kenapa Kita Suka Garuk-garuk saat Stres?

25 May 2026 - 18:57 WIB

Mayapada Jadi Pelopor ERAS di RI, Pemulihan Operasi Lutut Lebih Cepat

25 May 2026 - 18:49 WIB

Starship V3 SpaceX Meledak Usai Uji Tebang, Alasannya Mengejutkan

25 May 2026 - 18:45 WIB

Viral Bocah Dituduh Teror Pocong Buka Suara, Ini Klarifikasinya

25 May 2026 - 18:15 WIB

Mirip Indonesia, Ini Cara Roblox di Australia Lindungi Anak dari Predator Seks

25 May 2026 - 17:51 WIB

Trending on Kabar Lifestyle