Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

Jalan Surken Ditutup, Diprediksi 100 Ribu Orang Hadiri CGM 2018

badge-check


					Jalan Surken Ditutup, Diprediksi 100 Ribu Orang Hadiri CGM 2018 Perbesar

Jelang pelaksanaan Cap Go Meh (CGM) Panitia CGM meminta maaf kepada masyarakat Kota Bogor jika dalam pelaksanaannya ada beberapa ruas jalan ditutup, untuk memperlancar arak-arakan kesenian dari berbagai macam daerah. Hal tersebut disampaikan panitia CGM dalam konfrensi pers, Rabu (28/2/2018).

Menurut Ketua panitia CGM Arifin Himawan, Cap Go Meh bertujuan untuk sebagai ajang pemersatu bangsa, khususnya di negara Indonesia yang multi kultural, dan juga bertujuan menarik wisatawan dari luar Bogor.

“Tanpa rekan-rekan media, kami selaku panitia hanya bekerja sendiri. Namun dengan bantuan rekan-rekan media dalam memberikan informasi yang benar dan mempublikasikan kegiatan ini, maka kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan harapan kita semua selaku panitia. Juga tentunya tidak luput juga dukungan dari Pemkot Bogor beserta jajaran &dinas-dinas terkait,” kata Arifin.

Acara CGM lanjutnya, akan dilaksanakan Jum’at (2/3/2018) Pukul 15.00 – 24.00 WIB dengan rute helaran sekitar Jl. Suryakencana Hingga Jl. Siliwangi Kota Bogor.

Sementara itu menurut Sekda Ade Sarip, pesta rakyat yang dikaitkan dengan CGM ini tentunya patut dibanggakan, karena dapat menjadi alat pemersatu bangsa. Di mana dalam hal ini tidak memandang suku, ras, agama, maupun etnis tertentu, semua bersatu.

Hal senada dituturkan Kepala Dinas Pariwisata Syahlan Rasidi, ajang ini merupakan ajang pelestarian dan pengembangan seni budaya khususnya yang ada di Kota Bogor, berbeda dengan sebelumnya, beberapa sanggar yang akan ikut tampil.

“Efek dari ajang seperti ini terhadap daya tarik pariwisata di Bogor tentunya luar biasa meningkat, saya sangat  mendukung dan mengapresiasi kegiatan tersebut,” katanya.

Rifki Setiadi Humas dan perwakilan team CGM menjabarkan, dari CGM yang pernah dilaksanakan sebelumnya dan sempat dihadiri Presiden Republik Indonesia Jokowi, masa yang hadir setiap tahun semakin bertambah, bahkan di 2007 CGM mendapatkan penghargaan MURI sebagai penyelenggara acara liong dan barongsai dengan peserta terbanyak.

“Catatan hingga hari ini lebih dari 100 ribu orang pengunjung dan masyarakat diprediksi menghadiri acara tersebut,” jelasnya.
reporterYudi Budiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor