Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Kabar Bogor

Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Pemkot Gelar Rakor HBKN 2025

badge-check


					Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Pemkot Gelar Rakor HBKN 2025 Perbesar

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2025 di Lantai 2 Gedung Negara Karesidenan Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Selasa (25/2/2025).

Rapat ini membahas langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan yang kerap mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga.

“Setiap menjelang Ramadan dan Idulfitri, kenaikan harga bahan pokok menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa pasokan tetap aman dan harga tetap terkendali agar tidak membebani masyarakat,” ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, inflasi year-on-year (yoy) pada Januari 2025 mencapai 1,15 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,94 persen. Beberapa komoditas, seperti cabai rawit merah, mengalami lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Bogor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar berbagai program, termasuk Operasi Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah.

Selain itu, Rahmat menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar untuk mencegah praktik penimbunan bahan pokok.

“Kami akan terus memantau dan menindak tegas jika ditemukan pihak yang mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.

Untuk memastikan kelancaran distribusi pangan, Pemkot Bogor akan bekerja sama dengan Bulog dan BUMN Pangan guna menjaga stok beras, minyak goreng, dan gula pasir tetap tersedia dengan harga stabil.

Program ini akan dilaksanakan pada 24-29 Maret 2025 di Kantor Pos dengan koordinasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) .

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan masyarakat Kota Bogor dapat menyambut Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga bahan pokok.KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pasar Gembrong Sukasari Diganjar Sertifikat SNI Pasar Rakyat

8 October 2026 - 20:42 WIB

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

7 October 2026 - 22:03 WIB

Pemkot Bogor Tekankan Pentingnya Standar Higiene bagi Pengelola Depot Air Minum

7 October 2026 - 22:00 WIB

Gebyar Sakura, YKI Kota Bogor Ajak Perempuan Berani Periksa Kanker Sejak Dini

7 October 2026 - 21:51 WIB

Trending on Kabar Bogor