Menu

Dark Mode
JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

Kabar Bogor

Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Pemkot Gelar Rakor HBKN 2025

badge-check


					Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Pemkot Gelar Rakor HBKN 2025 Perbesar

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2025 di Lantai 2 Gedung Negara Karesidenan Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Selasa (25/2/2025).

Rapat ini membahas langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan yang kerap mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bogor, Rahmat Hidayat, yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas harga.

“Setiap menjelang Ramadan dan Idulfitri, kenaikan harga bahan pokok menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa pasokan tetap aman dan harga tetap terkendali agar tidak membebani masyarakat,” ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, inflasi year-on-year (yoy) pada Januari 2025 mencapai 1,15 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,94 persen. Beberapa komoditas, seperti cabai rawit merah, mengalami lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Sebagai langkah mitigasi, Pemkot Bogor bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan menggelar berbagai program, termasuk Operasi Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah.

Selain itu, Rahmat menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar untuk mencegah praktik penimbunan bahan pokok.

“Kami akan terus memantau dan menindak tegas jika ditemukan pihak yang mengambil keuntungan dengan menaikkan harga secara tidak wajar,” tegasnya.

Untuk memastikan kelancaran distribusi pangan, Pemkot Bogor akan bekerja sama dengan Bulog dan BUMN Pangan guna menjaga stok beras, minyak goreng, dan gula pasir tetap tersedia dengan harga stabil.

Program ini akan dilaksanakan pada 24-29 Maret 2025 di Kantor Pos dengan koordinasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) .

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan masyarakat Kota Bogor dapat menyambut Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa harus khawatir dengan lonjakan harga bahan pokok.KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

JPO Rangga Mekar-Batutulis Diperbaiki, Arus Lalin Motor Dialihkan

27 August 2026 - 14:56 WIB

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor, Pemkot Bogor Gelar Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

26 August 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Ummat Islam Ikuti Maulid Nabi di Mesjid Agung

26 August 2026 - 13:33 WIB

Halte Air Alam, Upaya Pemkot Bogor Percantik Kota Tanpa APBD

23 August 2026 - 14:23 WIB

Trending on Kabar Bogor