Menu

Dark Mode
Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store? Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari? 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Kabar Dunia

ISIS Penggal 10 Anggota Taliban Afganistan

badge-check

KABUL — Anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) penggal 10 orang anggota Taliban dalam bentrokan yang terjadi di sebuah kawasan terpencil di Provinsi Nangarhar, Afganistan.

Kejadian ini berawal saat ISIS mencegat puluhan anggota Taliban yang melarikan diri setelah terlibat baku tembak dengan pasukan pemerintah.

Kabar soal pemenggalan anggota Taliban ini diungkap situs berita India.com. Laporan itu menyebut setidaknya 12 orang Taliban tewas dipenggal, berbeda dengan pernyataan pemerintah yang menyebut hanya 10 anggota Taliban yang tewas dipenggal.

Provinsi Nangarhar, yang berbatasan dengan Pakistan, menjadi salah satu sasaran utama ISIS untuk melebarkan wilayahnya dalam upaya kelompok ini membangun sebuah kekhalifahan global.

Perselisihan antara ISIS dan Taliban Afganistan terjadi saat kedua kelompok ini saling menyatakan perang pada April lalu, setelah Taliban Afganistan menyebut kekhalifahan bentukan ISIS tidak sah dan menolak menyatakan sumpah setia kepada Abu Bakr al-Baghdadi.

ISIS kemudian merespons “tantangan” itu dengan melakukan perekrutan anggota baru hingga ke wilayah yang dikuasai Taliban. Akibatnya, dengan cepat, ISIS melebarkan sayapnya dan bahkan dilaporkan di beberapa lokasi ISIS sudah menduduki wilayah yang sebelumnya dikuasai Taliban.

Beberapa kelompok militan di dunia sudah menyatakan kesetiaan kepada ISIS. Kelompok-kelompok seperti Boko Haram, beberapa organisasi militan di Libya, Al-Shabab di Somalia, Al-Qaeda di Timur Tengah, serta Taliban di Asia Tengah.

Kelompok-kelompok ini memilih untuk bergabung dengan ISIS ketimbang menghadapi risiko menjadi seteru kelompok yang saat ini menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah.

 

:> Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Terluar Terbantu Internet Gratis Pemerintah, Tapi…

13 June 2026 - 14:28 WIB

Tak Mau AI Lepas Kendali, Pemerintah Pastikan Perpres AI Terbit Tahun Ini

12 June 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk Jadi Manusia Pertama di Dunia dengan Kekayaan Rp 8.311 Triliun

5 October 2025 - 10:50 WIB

Orang-orang Abad ke-20 Santap Daging Gajah Mamut Jadi Steak

3 October 2025 - 11:15 WIB

Ilmuwan Prediksi Alam Semesta Bakal Mengalami Kiamat Kosmik

2 October 2025 - 11:16 WIB

Trending on Kabar Dunia