Menu

Dark Mode
Ratusan Anggota Pramuka Kota Bogor Ikut Dianpinru dan Dianpinba Trump Bawa Bos Tesla, Apple, dan Nvidia Temui Xi Jinping, Ini Tujuannya Penularan Malaria Knowlesi Terbatas, Tidak Terjadi Antarmanusia Pendaftaran Mukota VIII Kadin Kota Bogor Segera Dibuka Ahli Mikrobiologi Unair Ungkap Karakteristik Hantavirus dan Cara Cegah Masuk Gedung Diminta KTP dan Foto? Ternyata Ada Risiko Keamanan Siber

Kabar Lifestyle

Intel Pede iGPU Arc B390 Geser Dominasi AMD di Handheld Gaming PC

badge-check


					Intel Pede iGPU Arc B390 Foto: Dok. Intel Perbesar

Intel Pede iGPU Arc B390 Foto: Dok. Intel

Jakarta – Intel menaruh harapan besar pada grafis terintegrasi terbarunya, Arc B390, untuk menggoyang pasar handheld gaming PC yang selama ini didominasi AMD.

Dalam presentasinya di CES 2026, Intel mengklaim iGPU berbasis arsitektur Xe3 Arc Battlemage tersebut mampu melampaui Radeon 890M yang banyak digunakan di perangkat handheld generasi terbaru, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan benchmark internal Intel, prosesor Core Ultra X9 388H dengan Arc B390 disebut rata-rata 73% lebih kencang dibanding Ryzen AI HX 370 dengan Radeon 890M. Pengujian dilakukan pada 45 game di resolusi 1080p dengan upscaling, meski klaim ini masih berbasis pengujian laptop dengan batas daya 45 watt untuk Intel dan 53 watt untuk AMD.

Meski demikian, angka-angka tersebut tetap relevan bagi pasar handheld gaming PC. Saat ini, Radeon 890M menjadi tulang punggung berbagai perangkat genggam seperti Asus ROG Xbox Ally X, MSI Claw A8, dan GPD Win 4 edisi 2025. Jika klaim Intel terbukti di skenario daya rendah, Arc B390 berpotensi menjadi alternatif serius bagi produsen handheld.

Intel juga menyoroti kemampuan Arc B390 dalam menangani game berat. Judul seperti Assassin’s Creed Shadows dan Black Myth: Wukong diklaim dapat berjalan di kisaran 30-40 fps, sementara game esports mampu menembus ratusan fps tanpa frame generation. Pada resolusi native 1080p, Intel bahkan mengklaim selisih performa meningkat hingga 82%.

Dari sisi fitur, Intel mendorong teknologi XeSS sebagai pembeda utama. XeSS diklaim lebih unggul dibanding FSR3 pada Radeon 890M, dan versi terbarunya, XeSS 3, akan membawa multi-frame generation ke perangkat mobile dan handheld. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan frame rate secara agresif dengan bantuan AI, meski dampaknya terhadap latensi masih belum diungkap secara detail.

Intel juga mengonfirmasi kemitraan dengan sejumlah pemain di ekosistem handheld gaming PC, termasuk Microsoft, MSI, Acer, GPD, dan OneXPlayer. Sinyal ini menguatkan ambisi Intel untuk terlibat lebih dalam di segmen perangkat genggam, meski belum ada pengumuman produk final berbasis Arc B390 untuk handheld.

Namun, satu pertanyaan besar masih menggantung: bagaimana performa Arc B390 di batas daya 15-30 watt, kisaran tipikal handheld gaming PC. Hingga pengujian independen tersedia, klaim Intel masih perlu dibuktikan. Jika performanya tetap kompetitif di daya rendah, persaingan handheld gaming PC berpotensi memasuki babak baru.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trump Bawa Bos Tesla, Apple, dan Nvidia Temui Xi Jinping, Ini Tujuannya

14 May 2026 - 17:37 WIB

Penularan Malaria Knowlesi Terbatas, Tidak Terjadi Antarmanusia

14 May 2026 - 17:33 WIB

Ahli Mikrobiologi Unair Ungkap Karakteristik Hantavirus dan Cara Cegah

14 May 2026 - 16:13 WIB

Masuk Gedung Diminta KTP dan Foto? Ternyata Ada Risiko Keamanan Siber

14 May 2026 - 16:08 WIB

Kanada Bersiap Hadapi Gelombang ‘Kutu Beracun’ dari AS

14 May 2026 - 16:00 WIB

Trending on Kabar Lifestyle