Menu

Dark Mode
Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store? Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari? 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Kabar Lifestyle

Indosat Jadi Jalur China Akses Chip Nvidia yang Diblokir AS

badge-check


					Ilustrasi chip AI buatan China.(Foto: bestartup) Perbesar

Ilustrasi chip AI buatan China.(Foto: bestartup)

Lewat kebijakan pembatasan ekspor, pemerintah Amerika Serikat menutup jalan China untuk membeli atau memiliki GPU tercanggih Nvidia saat ini, yaitu Blackwell.

GPU Nvidia Blackwell sendiri memiliki peranan penting dalam industri AI. Blackwell dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi AI modern, termasuk model besar (LLM) seperti GPT.

Kecepatannya berkali-kali lipat lebih tinggi dari generasi sebelumnya (H100), sehingga komponen ini bisa membuat AI lebih cepat, pintar, dan efisien.

Meski dilarang memiliki Blackwell, laporan terbaru menyebut bahwa China masih bisa menggunakan chip ini melalui kerja sama dalam bentuk penyewaan dengan perusahaan telekomunikasi Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).

Laporan ini dipublikasikan oleh outlet media Wall Street Journal (WSJ). WSJ menyebut bahwa startup pengembang AI untuk aplikasi keuangan dan kesehatan yang berbasis di Shanghai, INF Tech, memperoleh akses ke 2.300 GPU AI Nvidia Blackwell lewat Indosat Ooredoo.

Alurnya dimulai dari California, tempat Nvidia menjual chip terbarunya ke perusahaan bernama Aivres sebagai salah satu mitra pembangun server AI.

Sejumlah pihak mengeklaim bahwa sebagian kepemilikan Aivres dikuasasi oleh Inspur, perusahaan teknologi China yang sudah masuk daftar hitam AS pada tahun 2023. Meski demikian klaim tersebut belum terbukti.

Aivres sendiri merupakan perusahaan berbasis di AS yang tidak terdampak dengan pembatasan ekspor, selama mereka mematuhi aturan di sana.

Nah, dari sinilah Indosat Ooredoo mendapatkan chip Nvidia Blackwell.

Indosat Ooredoo dilaporkan membeli sebanyak 32 rak server Nvidia GB200 atau GPU Blackwell dari Aivres. Setiap raknya, menampung 72 chip Nvidia Blackwell, sehingga total GPU-nya sampai 2.304 unit.

Indosat bahkan disebut menggelontorkan dana sekitar 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,6 trilun) untuk transaksi tersebut.

Namun, perusahaan telekomunikasi ini kabarnya hanya mau melakukan pembelian GPU Blackwell jika sudah mendapat komitmen transaksi dari pelanggannya, yaitu startup AI asal China tadi, INF Tech.

Setelah kontrak ditandatangani perusahaan China itu, Indosat Ooredoo kemudian merampungkan transaksi. Puluhan rak server GPU Nvidia Blackwell ini kabarnya sudah diinstalasi di Jakarta pada Oktober 2025 lalu.

Singkatnya, INF Tech menyewa GPU Nvidia Blackwell dari Indosat Ooredoo. Karena itu, walaupun INF merupakan perusahaan China, di atas kertas, transaksi ini terbilang sah, sebagaimana mengutip dari Kompas.

Kepada WSJ, INF berkata bahwa pihaknya mematuhi kontrol ekspor AS dan tidak melakukan riset apapun terkait urusan militer.

Sementara CEO Indosat Ooredoo, Vikram Sinha menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan perusahaan multinasional apa saja, namun memastikan pelanggannya tunduk pada aturan.

“Setiap pelanggan di luar Indonesia tunduk pada aturan yang sama, baik perusahaan AS maupun China. Bila mereka mematuhi semua peraturan, kami mendukungnya,” ujar Vikram Sinha.

Sumber: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun

18 August 2026 - 19:44 WIB

Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya

18 August 2026 - 19:42 WIB

Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store?

18 August 2026 - 19:29 WIB

Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru

18 August 2026 - 19:25 WIB

Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari?

18 August 2026 - 19:23 WIB

Trending on Kabar Lifestyle